Suara.com - Dua kesalahan Persiba berbuntut 2 gol untuk Madura United. Bima Sakti dan kawan-kawan pun harus menerima dikalahkan Laskar Sakerah 1-2 dalam pertandingan Indonesian Soccer Championship (ISC) di Stadion Parikesit, Balikpapan, Kamis.
"Anak-anak terlambat mundur dan menyusun pertahanan," kata pelatih Persiba Jaino Matos. Akibatnya, sundulan lemah Fabiano gagal diantisipasi kiper Alfon di menit ke-3.
Begitu pula kejadian di menit ke-48. Setelah bola bergerak liar, si kulit bundar jatuh ke depan striker Madura United Erick Weeks. Tak ada ampun, tendangan kerasnya dari sisi kanan serangan Madura merobek gawang Persiba untuk kali kedua.
Ketinggalan 0-2 di depan publik sendiri membuat Persiba terus mengurung pertahanan Madura. Namun pertahanan kokoh tim tamu yang antara lain diperkuat Maulana, bek kanan yang pernah memperkuat Persiba sebelum krisis PSSI 2013 lampau, membuat penguasaan bola Persiba kebanyakan hilang menjelang memasuki kotak penalti.
Satu dua tembakan dari luar wilayah 16 meter pun bila tak melebar dapat diselamatkan kiper Herprast. Serangan Persiba patah di dua per tiga lapangan.
Namun begitu, usaha tak kenal lelah Persiba akhirnya berbuah hasil jua. Terobosan bek Beruang Madu Dirkir Khon Glay hingga ke daerah berbahaya membuat ia dijatuhkan Maulana. Wasit pun menunjuk titik putih.
Eksekusi di menit ke-80 oleh Shohei Matsunaga memangkas selisih gol, membuat kedudukan menjadi 1-2. Para pemain Persiba menjadi kian bersemangat menyerang dengan memanfaatkan lebar lapangan.
Sekali lagi usaha Matsunaga, Maycon, dan Rahel menerobos kotak penalti lawan, namun permainan tenang Fabiano dan kawan-kawan sukses menahan serangan-serangan dan mempertahankan keunggulan.
"Begitulah sepakbola. Anak-anak sudah berusaha maksimal," kata Jaino Matos. Persiba kehilangan 3 poin di kandang sendiri dan harus berjuang ekstra keras untuk tetap berada di papan tengah ISC. (Antara)
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan