Suara.com - Mantan kapten Liverpool dan timnas Inggris Steven Gerrard akhirnya mengumumkan pensiun. Gerard memutuskan gantung sepatu dari karir profesionalnya di usia 36 tahun.
Gerrard memang telah mengumumkan pada bulan ini bahwa dia tidak akan lagi di Major League Soccer (MLS), LA Galaxy. Hal itu menyusul kontraknya yang akan selesai di akhir musim 2016 ini.
Spekulasi pun berkembang soal apakah dia masih akan bermain di klub atau mengisi posisi manajemen. Klub MK Dons pun sempat menawarkan Gerarrd posisi manajer namun ditolaknya
Gerrard akhirnya mengumumkan bahwa dia telah memutuskan untuk gantu sepatu dari karirnya sebagai pemain profesional.
"Menyusul spekulasi media baru baru ini mengenai masa depan saya, saya dapat mengkonfirmasikan bahwa saya pensiun dari bermain sepakbola profesional," kata Gerrard.
"Saya telah mendapatkan karier yang luar biasa dan saya berterima kasih untuk setiap dan masing-masing momen di Liverpool, Inggris, dan LA Galaxy," lanjutnya.
Gerrard adalah lulusan akademi Liverpool dan menjalani debutnya pada 1998 hingga 2015 lalu sebelum bergabung di LA Galaxy. Sedangkan bersama timnas Inggris, Gerrard telah mengantongi 114 caps..
Ia sukses merasakan treble mengesankan bersama The Reds di Piala Liga, Piala FA dan Piala UEFA di 2000-01. Gerrard menggantikan Sami Hyypia sebagai kapten klub pada bulan Oktober 2003.
Gerrard akan diingat saat membawa Liverpool ke final Liga Champions melawan AC Milan pada 2005. Ia membantu timnya bangkit dari tertinggal 0-3 di babak pertama dan imbang 3-3 sebelum menang dalam adu penalti. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Apa yang Terjadi Jika Manchester City Dijatuhi Sanksi Pengurangan 60 Poin?
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?