Suara.com - 16 tahun sejak Indonesia pertama kali menginjakkan kaki di partai final Piala AFF, hingga kini keberuntungan belum juga berpihak pada tim Garuda. Melakoni partai final di Piala AFF 2016, Indonesia kembali gagal membawa pulang trofi tersebut.
Menghadapi Thailand di final tahun ini, Indonesia sempat unggul di leg pertama yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat dengan skor 2-1. Namun keunggulan agregat tersebut tidak dapat dipertahankan setelah tim Garuda tumbang 2-0 di leg kedua yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016).
Kekalahan di final kontra Thailand tersebut merupakan yang ketiga kalinya bagi Indonesia. Final Piala AFF 2016 itu sendiri merupakan yang kelima bagi tim Garuda.
Tahun 2000, Indonesia pertama kali menginjakkan kaki di partai final Piala AFF. Saat itu, Indonesia dikalahkan Thailand dengan skor 4-1.
Dua tahun berikutnya, Indonesia kembali bertemu dengan tim Negeri Gajah Putih di partai final. Kali ini, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 29 Desember 2002, Indonesia kalah lewat adu penalti.
Di gelaran Piala AFF 2004, Indonesia yang saat itu masih menjadi salah satu tim kuat di Asia Tenggara kembali melaju ke partai final. Kali ini menghadapi Singapura dengan format baru kandang tandang.
Namun, Dewi Fortuna tampaknya belum juga berpihak pada merah putih. Indonesia kembali gagal membawa pulang Piala AFF setelah kalah agregat 5-2.
Absen di final Piala AFF 2007 dan 2008, di tahun 2010, Indonesia kembali berlaga di partai puncak. Namun seperti di tiga final sebelumnya, Indonesia kembali gagal. Saat itu tim Garuda ditaklukkan Malaysia dengan agregat 4-2.
Berita Terkait
-
Kenapa Maarten Paes Bisa Lolos dari Skandal Paspor Gate di Belanda?
-
Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
-
Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah
-
Dianggap Biang Kerok Kegagalan Timnas Italia, Bastoni Dibela Lautaro Martinez
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Jay Idzes Gemilang di Italia, Maarten Paes Tumbang
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
Terkini
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Persijap: Macan Putih Pantang Lengah!
-
Skandal Paspor Sampai ke Belgia, Bagaimana Nasib Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen?
-
Kontras dengan di Klub, Performa Ole Romeny di Timnas Indonesia Bikin Oxford United Kagum
-
Kakak Irfan Bachdim Dikuliti Media Belanda Buntut Skandal Paspor Pemain Timnas Indonesia
-
Sikat West Ham, Komentar Bek Keturunan Indonesia usai Bawa Klubnya ke Semifinal Piala FA
-
Nama Jay Idzes Ikut Terseret dalam Pusaran Rumor Transfer Manchester United
-
Perburuan Gelar Juara, Beckham Putra Anggap 8 Laga Sisa sebagai Final
-
Negara Piala Dunia Bakal Dihadapi Timnas Indonesia di Lanjutan FIFA Series 2026, Siapa Dia?
-
Buriram United Diambang Juara, Sandy Walsh Siap Pecahkan Rekor Langka di Kasta Tertinggi Thailand
-
Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Kamboja Diperkuat 9 Pemain Naturalisasi