Suara.com - Tangis pemain Indonesia pecah saat wasit Mohd Abdullah Hassan meniup peluit panjang tanda pertandingan final Piala AFF 2016 melawan Thailand di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu, usai.
Indonesia pada pertandingan penentuan ini harus mengakui keunggulan tim tuan Thailand dengan skor 0-2. Dengan hasil ini, anak asuh Alfred Riedl ini kalah dengan agregat 2-3 setelah dipertandingan pertama di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu, menang dengan skor 2-1.
Nampak di lapangan Lerby Eliandru, Fachruddin Aryanto hingga Boaz Solossa terlihat berkaca-kaca. Kondisi ini membuat official Indonesia harus turun ke lapangan untuk menenangkan pemain.
Tidak ketinggalan Andik Vermansah yang mengalami cedera saat dipertandingan final pertama melawan Thailand juga langsung bergabung dengan teman-temannya yang bertahan ditengah lapangan. Pemain Selangor FA ini terlihat menenangkan pemain Indonesia.
Beberapa saat kemudian, pemain Indonesia yang dipimpin langsung oleh pelatih Alfred Riedl mengajak anak asuhnya untuk bergabung dengan pemain Thailand guna mengikuti upaya pengalungan medali dan pemberian tropi kepada pemenang.
Dengan hasil ini, Indonesia memperpanjang rekor haus gelar. Sedangkan bagi tuan rumah Thailand, hasil di Piala AFF 2016 ini merupakan kemenangan yang kelima kalinya pada kejuaraan dua tahunan ini. Meski hanya menjadi runner up, prestasi Indonesia pada Piala AFF 2016 terbilang cukup bagus mengingat Indonesia baru saja terbebas dari sanksi FIFA. Selain itu persiapan untuk menghadapi kejuaraan ini sangat singkat yaitu sekitar tiga bulan.
Selain itu pelatih Alfred Riedl juga dihadapkan dengan pembatasan pemain yang dilakukan oleh tim yang hanya memberikan dua pemain. Kondisi ini jelas mempersulit untuk menetapkan formasi terbaik sesuai dengan harapan.
Indonesia pada kejuaraan ini juga tidak masuk unggulan. Dengan hasil ini, Boaz Solossa dan kawan-kawan tetap mampu mematahkan prediksi karena selama kejuaraan ini hanya memberikan kejutan dan mampu masuk final. (Antara)
Berita Terkait
-
Kenapa Maarten Paes Bisa Lolos dari Skandal Paspor Gate di Belanda?
-
Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
-
Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah
-
Dianggap Biang Kerok Kegagalan Timnas Italia, Bastoni Dibela Lautaro Martinez
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Jay Idzes Gemilang di Italia, Maarten Paes Tumbang
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
Terkini
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Persijap: Macan Putih Pantang Lengah!
-
Skandal Paspor Sampai ke Belgia, Bagaimana Nasib Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen?
-
Kontras dengan di Klub, Performa Ole Romeny di Timnas Indonesia Bikin Oxford United Kagum
-
Kakak Irfan Bachdim Dikuliti Media Belanda Buntut Skandal Paspor Pemain Timnas Indonesia
-
Sikat West Ham, Komentar Bek Keturunan Indonesia usai Bawa Klubnya ke Semifinal Piala FA
-
Nama Jay Idzes Ikut Terseret dalam Pusaran Rumor Transfer Manchester United
-
Perburuan Gelar Juara, Beckham Putra Anggap 8 Laga Sisa sebagai Final
-
Negara Piala Dunia Bakal Dihadapi Timnas Indonesia di Lanjutan FIFA Series 2026, Siapa Dia?
-
Buriram United Diambang Juara, Sandy Walsh Siap Pecahkan Rekor Langka di Kasta Tertinggi Thailand
-
Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Kamboja Diperkuat 9 Pemain Naturalisasi