Suara.com - Kapten timnas Indonesia Boaz Solossa mengaku dirinya dan pemain yang lain sudah bermain maksimal pada pertandingan penentuan juara Piala AFF melawan Thailand di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu.
Pria yang akrab dipanggil Boci ini mengakui jika pemain Thailand kemampuannya di atas Indonesia. Ia menilai rekan-rekannya di timnas juga telah memberikan kemampuan terbaiknya. Hanya saja upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.
"Kita sudah berusaha maksimal. Memang kita juga punya peluang, tapi kita memang kurang beruntung sehingga tidak bisa mencetak gol. Thailand memang bermain bagus," kata Boaz Solossa usai pertandingan.
Pada pertandingan penentuan ini, Indonesia harus menyerah dengan skor 0-2. Padahal jika timnas Garuda ingin menjuarai kejuaraan dua tahunan ini hanya butuh hasil imbang setelah di pertandingan final pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (14/12) menang dengan skor 2-1.
Dengan kekalahan 0-2 ini, Boaz Solossa dan kawan kalah dengan agregat 2-3. Hasil ini jelas membuat kecewa seluruh pemain karena peluang untuk menjadi yang sudah di depan mata sirna di Thailand. Meski demikian, pemain Persipura ini sudah memiliki harapan untuk tim ke depannya.
"Kita harus bisa mempersiapkan timnas lebih lama. Seperti halnya Thailand. Proses untuk membangun tim saat ini membutuhkan waktu lama sehingga bisa bermain maksimal dalam sebuah kejuaraan internasional," kata Boci menambahkan.
Terkait dengan pemain timnas yang saat ini ada, Boaz mengaku memang banyak yang potensial. Mereka selama kejuaraan Piala AFF 2016 berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ke depan, diharapkan persiapan timnas jauh lebih bagus karena banyak kejuaraan yang bakal dihadapi.
Boaz yang saat ini sudah memasuki usia 30 tahun mengaku akan kembali memperkuat timnas jika masih dibutuhkan. Pihaknya ingin sebelum pensiun dari persepakbolaan nasional bisa mempersembahkan hasil terbaik bagi timnas Indonesia.
Setelah Piala AFF, timnas Indonesia akan menghadapi SEA Games 2017 di Malaysia. Setelah itu juga akan ada Asian Games 2018 yang pelaksanaannya bakal digelar di Jakarta dan Palembang. (Antara)
Berita Terkait
-
Kim Sang-sik Dibuat Geram Usai Vietnam Pecundangi Malaysia
-
Naturalisasi Pemain Sepak Bola: Proses Kemenangan atau Kesalahan Berulang?
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Digital Bisnis lewat Pembaruan Qlola New Skin
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
-
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Tembus Rp69.200 per Kg
-
Qlola New Skin Resmi Diperkenalkan, BRI Tingkatkan Pengalaman Digital Nasabah Bisnis
-
Dampak Perang AS-Iran, Pemerintah Didesak Tak Terus Bergantung Impor Pangan dan Energi
-
Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris
-
BRI Perkenalkan Qlola New Skin, Dorong Efisiensi Pengelolaan Keuangan Bisnis
-
Review Kadet 1947: Saat Sejarah Perang Dikemas Penuh Humor, Romansa, dan Tanpa Kesan Kaku
-
Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi
-
Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara