Suara.com - Kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 resmi berakhir dan jumlah denda yang masuk ke Komisi Disiplin selama kejuaraan tersebut berlangsung menembus angka yang fantastis yaitu Rp3 miliar.
"Memang benar. Angkanya cukup fantastis," kata CEO PT Gelora Trisula Semesta (GTS) Djoko Driyono selaku operator kompetisi di Jakarta, Rabu.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI itu menjelaskan jumlah denda yang terkumpul tersebut merupakan akumulasi dari 18 tim yang berlaga pada kompetisi yang dengan sistem tanpa ada promosi dan degradasi itu.
Berdasarkan keterangan dari Djoko Driyono, dari 18 yang berlaga pada kompetisi yang akhirnya prestasi tertinggi ditempati oleh Persipura Jayapura ini, tim asal Ibu Kota Jakarta yaitu Persija merupakan tim yang paling banyak mendapatkan denda yang ditetapkan Komdis.
"Untuk yang terbesar memang Persija. Besarannya antara Rp500-600 juta," kata pria yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia itu.
Denda yang diterima tim berasal dari banyak hal mulai dari kartu merah dan kartu kuning yang diterima pemain hingga masalah suporter. Khusus suporter menyangkut kerusuhan hingga menyalakan flare maupun petasan saat pertandingan berlangsung.
Meski jumlah denda yang ada cukup tinggi, Djoko Driyono menjelaskan jika masalah pembayaran tidak menjadi kendala. Semua tim yang mendapatkan denda bisa menyelesaikan sesuai dengan aturan maupun jumlah yang telah ditetapkan oleh Komdis.
"Tidak sulit untuk menarik denda. Masing-masing tim mendapatkan hak komersial. Disitulah pembayaran denda akan diambil. Uang yang ada pada kami ditahan dan selanjutnya untuk membayar denda," kata pria asal Ngawi, Jawa Timur, itu.
Demi mendapatkan penjelasan terkait penyelesaian pembayaran denda masing-masing tim, kata Djoko, nantinya akan disampaikan secara terbuka kepada semua anggota pada Rapat Umum Pemegang Saham (RPUS) PT GTS pada pertengahan Januari 2017. (Antara)
Berita Terkait
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
-
Skema Patungan Saham Berujung Denda: OJK Sikat Tukang Goreng Saham IIMPC Rp5,7 Miliar
-
Rincian Denda PSSI dari AFC Gegara Suporter Terobos Lapangan di Final Piala Asia Futsal 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Batal Akibat Perang AS-Iran?
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin