Suara.com - Manajer Manchester United Jose Mourinho mendesak Anthony Martial untuk menolak godaan meninggalkan Old Trafford, setelah pemain Prancis itu mencatatkan penampilan terbaiknya di bawah sang pelatih Portugal ketika mereka menang 2-1 atas Middlesbrough pada Sabtu.
Martial merupakan pencetak gol terbanyak United musim lalu dengan 17 gol, namun ia hanya delapan kali tampil sebagai pemain inti di Liga Inggris pada musim keduanya, yang memicu laporan dari agennya bahwa kliennya ingin pergi dari Old Trafford, di mana klub Spanyol Sevilla disebut-sebut sebagai klub yang berminat mendatangkannya.
Bagaimanapun, penyerang Prancis itu tampil gemilang saat United menghadapi pasukan Aitor Karanka, di mana upanya sempat mengenai tiang gawang dari jarak dekat pada babak pertama dan mengirim umpan silang yang disambar Zlatan Ibrahimovic untuk dibukukan menjadi gol namun kemudian dianulir.
Martial memberikan ancaman konstan di sisi kiri pertahanan Boro dan memaksimalkan peluang pada menit ke-85, dengan meneruskan operan Ibrahimovic untuk menaklukkan Victor Valdes.
Ia juga berperan pada gol penentu kemenangan Paul Pogba beberapa saat kemudian, sebelum mendapat pujian dari Mourinho.
"Ia bermain, ia mencetak gol, ia bertarung. Saya tahu ia merupakan talenta papan atas, namun ia perlu mendengarkan saya, bukan agennya," kata pelatih Portugal ini kepada para pewarta.
Sempat absennya Martial dari tim serupa dengan yang dialami Henrikh Mkhitaryan pada awal musim, dan Mourinho mengatakan Martial dapat belajar dari pemain internasional Armenia itu, yang kini telah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh untuk United dengan koleksi tiga gol pada Desember.
"Saya tahu Mkhitaryan merupakan talenta papan atas dan saya tidak memainkan dia. Anthony harus mendengarkan saya untuk berlatih setiap hari. Semua masukan saya berikan kepada para pemain, saya memberikannya untuk mengembangkan mereka," tambah Mourinho.
"Hampir setiap hari, agen Mkhitaryan menghubungi saya dan berkata, "Mkhitaryan bersama Anda, akan menjadi pemain yang lebih baik. Teruslah berusaha." "Dan dengan MArtial, setiap hari saya membacar surat kabar, mendengarkan Martial akan pergi ke Sevilla, Martial akan dipinjamkan, ia tidak bahagia. Martial perlu mendengarkan saya. Ia adalah pemain dengan kondisi-kondisi luar biasa untuk menjadi pemain papan atas." [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta