Suara.com - Setelah meninggalnya 3 bonek akibat keracunan minuman alkohol oplosan, ternyata ada 4 bonek dalam kondisi kritis, karena alasan yang sama. Ya, mereka mengalami keracunan minuman keras oplosan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng, Kabupaten Subang, Jawa Barat, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Dirujuk (suporter keracunan) ke RSUD Ciereng," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus melalui telepon selulernya, Sabtu (7/1/2017) malam.
Ia menyebutkan, identitas empat suporter yang dirujuk ke rumah sakit yakni Nasif (18) warga Kampung Wedoro Pepe, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
Selanjutnya Anton (18) warga Wedoro Sukun, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Adot (18) dan Wawan (22) warga Desa Bungur Asih, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Seperti diberitakan sebelumnya, keracunan minuman alkohol oplosan tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak tiga bonek. Ketiga bonek yaitu Brian Adam Firdaus (17) warga Jalan Brigjen Katamso, Rudi (23) dan Hasrul (22) warga Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, meninggal dunia di Puskesmas Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Yusri mengatakan bahwa minuman keras oplosan tersebut terbuat dari alkohol 70 persen dengan minuman Sprite dan air kelapa.
"Diberi oleh saudara Singgih salah satu suporter Viking yang beralamat di Compreng, menjamu kawan-kawan," katanya.
Peristiwa itu bermula ketika rombongan Bonek berjumlah 21 orang dari Sidoarjo hendak mendukung Kongres PSSI di Kota Bandung.
Rombongan yang menggunakan kendaraan melewati jalur Pantura itu singgah di Kabupaten Subang dan disambut suporter Viking. Singgih kemudian disuguh minuman keras oplosan.
Rombongan lalu melanjutkan perjalanan menuju Kota Bandung dengan diantar Singgih menggunakan mobil bak terbuka, tetapi di perjalanan seorang suporter meninggal dunia karena keracunan.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan terkait kejadian keracunan itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Pelatih Portugal Belum Mau Cadangkan Ronaldo saat Lawan Uzbekistan: Dia Mau Berkontribusi
-
Alexis Mac Allister Mingkem Lihat Lionel Messi
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan
-
Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!