Suara.com - Pelatih dan para pemain Barcelona tidak menghadiri acara The Best FIFA. Pelatih Barcelona Luis Enrique pun mengungkapkan bahwa keputusan mereka tidak mengikuti acara tersebut diambil oleh para pemain.
Bintang Barca seperti Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar, Gerard Pique dan Andres Iniesta tidak datang ke acara yang digelar di Zurich, Minggu (10 /1/2017) dini hari WIB.
Mereka memilih bertahan di Spanyol dengan alasan persiapan menghadapi Athletic Bilbao di Copa del Rey pada Kamis (12/1/2017).
Cristiano Ronaldo yang mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik Pria FIFA pun berharap para pemain Barca bisa hadir. Sementara Roberto Carlos dan Dani Alves mengkritik para pemain Barca yang tidak hadir di acara itu.
Luis Enrique mengatakan bahwa itu tergantung pemain untuk memutuskan datang atau tidak ke Swiss. Namun dia tetap mendukung pilihan para pemainnya mengingat pentingnya pertandingan melawan Athletic.
"Pada prinsipnya, ide untuk pergi atau tidak adalah individu," kata Luis Enrique. "Sebagai pelatih mereka, saya hanya bisa mendukung keputusan mereka. Ada situasi olahraga itu yang lebih penting."
"Ada komitmen tertentu pemain yang harus diperhitungkan. Saya mendukung keputusan mereka 100 persen," tegas Luis Enrique. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanduk Malvinas Jadi Sorotan
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang
-
Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan