Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengatakan bahwa dirinya belum bisa memastikan apakah Sadio Mane, yang baru saja bertarung untuk tim nasional Senegal di Piala Afrika, akan dimainkan dalam laga kontra Chelsea di lanjutan Liga Primer dini hari nanti.
Sejak ditinggal Mane ke Piala Afrika yang digelar di Gabon, Liverpool memang tampil berantakan. The Reds hanya merebut satu kemenangan di tujuh laga tanpa Mane.
Alhasil kini Liverpool terlempar ke urutan empat klasemen Liga Primer Inggris, kalah 10 poin dari pemuncak klasemen Chelsea - klub yang akan mereka jamu di Anfield pada Selasa (31/1/2017) waktu Inggris atau Rabu dini hari waktu Indonesia.
Adapun Mane, yang negaranya tersingkir dari Piala Afrika setelah kalah dari Kamerun di perempat final, sudah diterbangkan ke Inggris menggunakan pesawat pribadi yang dicarter khusus oleh The Reds.
Meski demikian Klopp mengatakan ia baru akan memutuskan untuk memainkan Mane di detik-detik terakhir jelang laga.
"Ray Haughan (manajer administrasi tim) dan manajemen tim kami berhasil menjalankan misi penting untuk secepatnya membawa Mane pulang dan dia kini sudah dalam perjalanan," kata Klopp dalam jumpa pers Senin (30/1/2017).
"Kami sudah mengirim pesawat, tetapi dia tak diizinkan masuk ke dalam pesawat. Kami harus menunggu. Saya berbicara padanya dan sejauh ini semuanya bagus. Saya akan membuat keputusan besok pagi. Saya harus melihat tepat di matanya untuk yakin bahwa ia bisa bermain," jelas Klopp.
"Dia adalah pemain berkualitas dan akan lebih mudah jika dia bergabung dengan tim. Tetapi Anda jangan berharap dia bisa mengubah permainan sendirian," imbuh pelatih asal Jerman itu.
Liverpool sendiri berharap bisa meraih kemenangan atas Chelsea untuk mengubah atmosfer Anfield yang kelabu setelah The Reds meraih hasil negatif di beberapa pekan terakhir.
Adapun Chelsea punya motivasi besar untuk memang di Anfield. Pada September tahun lalu, di pertemuan pertama musim ini, The Blues dipermalukan Liverpool di Stamford Bridge.
Itu adalah satu-satunya kekalahan kandang tim Antonio Conte musim ini dan kemenangan di Anfield akan menjadi pembalasan yang sempurna. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Eks Manchester City Joey Barton Ditangkap Usai Perkelahian Berdarah di Klub Golf
-
Jelang Lawan Galatasaray, Liverpool Minta Suporter Hormati Kesucian Bulan Ramadan
-
Liverpool Protes ke Elon Musk Gegara Grok Unggah Tweet Hinaan tentang Tragedi Hillsborough
-
Pemain Keturunan Indonesia di Liga Belanda Dilaporkan Masuk Radar Transfer Liverpool
-
Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Membedah Teknologi di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, 2 Fitur Jadi Kuncian
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Mikel Arteta Ingin Arsenal Main Lebih Efektif saat Jamu Bayer Leverkusen
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA
-
Graham Potter Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Swedia Hingga 2030
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Calvin Verdonk Tak Dimainkan, Lille Kalah Tipis dari Aston Villa
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati