Suara.com - Asisten Pelatih Tim Nasional Bima Sakti menyebutkan ada enam pemain PSS Sleman yang masuk dalam pantauannya untuk ikut seleksi Tim Indonesia yang akan berlaga pada SEA Games 2017.
"Ada enam pemain PSS Sleman yang masuk pengamatan kami, nantinya mereka akan kami ikutkan seleksi dari total 50 pemain yang akan dipanggil," kata Bima Sakti saat melakukan pemantauan pemain di pertandingan Piala Presiden Grup 1 antara PSS Sleman melawan Persegres Gresik di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, Rabu.
Menurut dia, pihaknya sangat berterima kasih dengan panitia Piala Presiden 2017 karena diberi keleluasaan untuk memantau bakat-bakat para pemain yang akan direkrut dalam Timnas.
"Kami dapat mengamati masing-masing pemain dengan baik. Kami juga memasang video kamera, sehingga pemain yang masuk daftar yang akan dipanggil bukan hanya berdasarkan opini tulisan tetapi juga ada bukti videnya," katanya.
Ia mengatakan tim pemantau ini nantinya akan memanggil 50 pemain pada 22 Februari untuk mengikuti seleksi.
"Selain di Sleman, tim lain juga memantau pemain melalui ajang Piala Presiden di Bali maupun Bandung. Tim akan mengamati pemain-pemain yang memenuhi kriteria untuk dipanggil seleksi di Timnas," katanya.
Bima Sakti mengatakan seluruh pemain yang akan dipanggil mengikuti seleksi merupakan pemain yang berusia di bawah 22 tahun atau pemain yang tahun kelahirannya 1995 ke atas.
"Kami memang mendukung regulasi dari PSSI untuk mengangkat pemain-pemain usia muda," katanya.
Ia mengatakan atmosfir sepak bola di Indonesia saat ini begitu bagus dan banyak pemain muda yang tampil sangat bagus dan luar biasa.
"Ini sangat memudahkan kami untuk mencari pemain masuk dalam Timnas SEA Games," katanya.
Dalam pemantauan ini Bimasakti menyebut ada 10 pemain dari Persegres Gresik yang masuk dalam pantauannya serta enam pemain dari Persipura Jayapura dan enam dari Mitra Kukar. (Antara)
Berita Terkait
-
Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?
-
Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia
-
Upgrade Instan ala Naturalisasi: Jalan Pintas yang Kadang Nggak Sesingkat Itu
-
Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On
-
Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?
-
Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia
-
Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On
-
Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia
-
Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria
-
Radja Nainggolan Menyesal Pernah Menolak Perkuat Timnas Indonesia
-
Tak Gentar Racikan Paul Munster, Persija Jakarta Bidik Kemenangan atas Bhayangkara FC
-
Jordi Amat Nikmati Peran Baru di Timnas Indoneesia Era John Herdman
-
Kondisi Terkini Mauro Zijlstra Usai Cedera Saat Bela Timnas Indonesia, Dokter Persija: Otot Robek