Suara.com - Manajer Manchester United Jose Mourinho mencemaskan ketidakmampuan timnya untuk memenangi laga kandang yang menyulitkan upaya mereka meraih tiket kualifikasi Liga Champions pada musim ini.
United menghuni peringkat keenam di klasemen Liga Inggris setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bournemouth pada Sabtu, hasil imbang ketujuh mereka di Old Trafford musim ini.
"Realitasnya adalah kami kehilangan terlalu banyak angka di kandang. Pertandingan-pertandingan kandang melawan Hull, Burnley, Bournemouth, Stoke -- ini sama saja," kata pria Portugal kepada media Inggris.
"Jika Anda melihat poin-poin yang hilang di kandang -- semua pertandingan di mana kami bermain imbang -- Anda berpikir mengenai sepuluh atau 12 dan, dengan angka-angka ini kami tidak akan berbicara mengenai empat besar, kami akan berbicara mengenai dua besar atau peringkat teratas." Meski tidak terkalahkan di liga sejak takluk di markas Chelsea pada Oktober silam, United gagal untuk mengubah performa dominan mereka menjadi kemenangan, membuat mereka tertinggal tiga angka dari tim peringkat keempat Liverpool dengan satu pertandingan yang belum dimainkan.
"Apakah kami mati dalam relasi ke empat besar? Tidak. Kami tidak mati -- pertandingan-pertandingan ini untuk dimainkan, angka-angka untuk menang, angka-angka untuk kalah, angka-angka untuk diperjuangkan -- namun realitasnya adalah kami kehilangan terlalu banyak angka di kandang," tambah pria 54 tahun ini.
United mengunjungi tim Rusia Rostov pada pertandingan Liga Europa tengah pekan ini, sebelum mengarahkan fokus mereka ke perempat final Piala FA di kandang Chelsea. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan