Suara.com - Barcelona dipermalukan Juventus dengan tiga gol tanpa balas saat bertandang ke Juventus Stasium, Rabu (12/4/2017) dini hari, dalam leg perdana babak perempat final Liga Champions. Dengan hasil ini, Juve unggul agregat 3-0 atas Barcelona.
Bertandang ke kandang Juve, Barcelona berharap bisa mencetak gol sebagai modal melakoni leg kedua di Camp Nou, pekan depan. Namun, menantang raksasa Italia Messi dan kolega harus menerima kenyataan pahit.
Semua berawal dari kejutan gol di menit ketujuh yang dicetak Paulo Dybala. Menerima umpan pendek dari Juan Cuadrado yang berhasil mengecoh pemain belakang Barca, Dybala sukses merobek jala Ter Stegen untuk pertama kalinya.
Ketinggalan satu gol, anak-anak asuh Luis Enrique meningkatkan tempo permainan. Blaugrana pun unggul dalam penguasaan bola. Andres Iniesta-lah yang nyaris menyamakan kedudukan usai menerima umpan dari Lionel Messi di menit 21. Sayang, tendangannya masih melebar.
Justru Juve yang menggandakan keunggulan, hanya satu menit kemudian, lagi-lagi melalui Dybala. Lewat sebuah skema serangan balik, Mario Mandzukic mengirim umpan tarik yang langsung disambar dan diselesaikan dengan manis oleh Dybala.
Kebobolan dua gol tentu bukan hasil yang mereka incar. Blaugrana main kian ngotot. Sejumlah peluang tercipta lewat Suarez dan Neymar, namun belum berhasil membuahkan gol. Skor bertahan 2-0 hingga jeda.
Babak Kedua
Tertinggal dua gol di babak pertama, Barcelona langsung tancap gas di babak kedua. Peluang emas pertama Barca tercipta lewat kaki Lionel Messi, sayang belum membuahkan gol.
Alih-alih memperkecil ketinggalan, Barcelona malah kembali kebobolan di menit ke-55. Gol yang terjadi berawal dari tendangan penjuru yang dilakukan Miralem Pjanic dan diselesaikan dengan baik oleh Giorgio Chiellini dengan tandukan keras ke sudut gawang Ter Stegen.
Laga pun kian panas. Aksi saling jegal antara para pemain dari dua kesebelasan kian sering terjadi.
Selain Andres Iniseta yang menerima kartu kuning setelah melanggar Miralem Pjanic, ada pula Mario Mandzukic yang diganjar kartu kuning karena menjegal Sergi Roberto.
Tim Katalan terus melancarkan serangan. Namun, para pemain Blaugrana tampak kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Si Nyonya Tua.
Luis suarez berpeluang mencetak gol pertama bagi Barca. Namun, meski sudah berhasil mengecoh kiper Juventus, Buffon, bola Suarez malah melebar.
Neymar juga nyaris mencetak gol. Tetapi bola hasil tendangan kerasnya justru mengenai wajah Chiellini dan terpental menjauhi gawang.
Menit ke-75, Suarez lagi-lagi nyaris mencatatkan namanya di papan skor. Namun, tendangan kerasnya hanya menghasilkan tendangan gawang bagi Juve.
Jelang berakhirnya waktu normal babak kedua, skuat Massimiliano Alegri terus mengepung pertahanan Barcelona. Namun, mereka tak mampu menambah gol.
Empat menit waktu tambahan pun bergulir. Neymar nyaris saja mencetak gol pelipur lara bagi Barcelona. Sayang, tandukannya masih terlalu mudah dijinakkan oleh Buffon.
Dengan hasil ini, Juventus unggul agregat 3-0 dari Barcelona. Artinya Barcelona harus bekerja ekstra keras saat Juve bertandang ke Camp Nou di leg kedua babak perempat final Liga Champions pekan depan. Barca dituntut untuk mencetak lebih dari tiga gol ke gawang Juventus.
Berita Terkait
-
Victor Osimhen Diminta Tinggalkan Galatasaray demi Liga Champions
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Wasit asal Jerman Pimpin Final Liga Champions 2026 antara Arsenal vs PSG
-
Nasser Al-Khelaifi Bangga PSG Juara Liga Prancis, Kini Fokus ke Final Liga Champions
-
Eks Bintang Real Madrid Ramal Arsenal Juara Liga Inggris dan Liga Champions
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Here We Go! Usai Final Piala FA, Chelsea Umumkan Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru?
-
Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Man City: Misi Berat The Blues, The Citizens di Atas Angin
-
Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia