Suara.com - Diego Maradona mengkritik penunjukan Jorge Sampaoli sebagai pelatih timnas Argentina, mengatakan bahwa sosok yang telah memenangi Piala Amerika itu tidak lebih baik daripada pendahulunya.
Sampaoli mengambil alih jabatan sebagai pelatih Argentina pada awal bulan ini untuk menggantikan Edgardo Bauza, yang dipecat setelah hanya mencatatkan tiga kemenangan dari delapan pertandingan.
Sampaoli (57), sebaliknya, telah memimpin Argentina meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertamanya -- namun hal itu tidak cukup bagus untuk Maradona.
"Sampaoli tidak tahu lebih dari Bauza," kata Maradona kepada saluran televisi Argentina TyC pada Senin.
"Jika ia (Sampaoli) tidak mengalahkan kami pada final (Piala Amerika 2015) (saat masih melatih) Chile, maka bahkan keluarganya tidak akan tahu siapa dirinya," sambungnya.
Maradona sakit hati ketika Sampaoli mengundangnya ke Sevilla saat masih melatih klub Spanyol itu, namun tidak menindak lanjuti undangannya untuk menghormati sosok pemenang Piala Dunia 1986 itu, yang bermain untuk Sevilla pada masa senja kariernya, dengan pertandingan penghormatan.
"Sampaoli berbohong kepada saya," gerutu Maradona dari rumahnya di Uni Emirat Arab, di mana ia melatih Al-Fujairah.
"Ia mengatakan kepada saya bahwa mereka akan memberikan saya (pertandingan) penghormatan di Sevilla. Kemudian (panggilan melatih) tim nasional datang dan saya tidak pernah mendengar apapun lagi dari dia," ujarnya kesal. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan