Suara.com - Timnas U-16 Indonesia terus melakukan persiapan jelang keikutsertaan di Piala AFF U-15 2017 yang akan dimulai pada 9 Juli 2017 hingga 22 Juli 2017. Pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini berbicara soal lawan-lawannya di ajang tersebut.
Fakhri menegaskan latihan terus dilakukan karena pertandingan pertama menghadapi Myanmar yang dilakoni Timnas U-16 di Piala AFF U-15 akan sangat penting. Meski sempat menang 4-1 dalam turnamen, Fakhri menegaskan tidak akan meremehkan Mynamar.
"Laga pertama di Thailand nanti melawan Myanmar itu sangat penting untuk menentukan langkah kami ke depannya dalam turnamen itu. Di setiap laga pun kami akan berusaha untuk meraih poin," kata Fakhri, Jumat (23/6/2017).
"Myanmar tim yang bagus, solid. Vietnam saja dalam tekanan saat melawan mereka. Saya tidak tahu sejauh mana nanti perubahan mereka di AFF," lanjutan mantan pelatih Persela Lamongan itu.
Namun demikian, Myanmar memang bukan satu-satunya yang perlu diwaspadai Timnas U-16. di Piala AFF U-15 2017, Timnas U-16 harus menghadapi Thailand di pertandingan kedua sebelum kemudian menghadapi Australia, Laos, dan Singapura.
Fakhri pun tidak akan bergantung pada satu pemain yaitu Rendy Juliansyah yang berhasil mencetak tujuh gol di turnamen Vietnam. Pasalnya, mantan kapten timnas Indonesia itu masih memiliki pemain lain yang dianggap memiliki kemampuan setara.
"Saya punya banyak penyerang, jadi tidak benar tim ini hanya bergantung pada satu penyerang saja. Dalam melatih, filosofi saya di mana pun, tidak menggantungkan nasib tim kepada satu orang," tambah Fakhri.
Berita Terkait
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
-
2 Pelatih Lokal Sebelum Nova Arianto yang Bawa Timnas Indonesia Gacor di Piala Asia U-17
-
Beri Selamat untuk Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini Singgung Pemain Naturalisasi?
-
Prestasi Fakhri Husaini, Sebut Lolos Piala Dunia U-17 Sekarang Lebih Mudah daripada Zamannya
-
Fakhri Husaini dan De Javu Shin Tae-yong Panaskan Semifinal PON 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026