Suara.com - PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ratu Tisha Destria dan Wakil ketua umum Joko Driyono melakukan pertemuan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang diwakili oleh Sekretaris Menteri (Sesmen) Gatot S. Dewa Broto di Kemenpora, Rabu (26/7/2017). Keduanya membahas perkembangan terakhir sepak bola nasional.
"Ini saya lebih ke arah perkenalan sebagai pengurus baru PSSI yang menggawangi operasional federasi. Saya sebenarnya minta izin, perkenalan kembali sebagai tahapan baru. Saya juga melaporkan perkembangan terakhir PSSI, lalu program jangka pendek dan panjang. Sangat positif sih, tadi," kata Tisha, Rabu (26/7/2017).
Tisha menyampaikan bahwa pihak Kemenpora juga menyampaikan beberapa pesan. Salah satunya yakni pentingnya sinergitas antara PSSI dan pihak pemerintah.
Terlebih, dalam waktu dekat Indonesia akan menjadi tuan rumah di ajang Asian Games 2018. Ini merupakan pekerjaan rumah yang sangat besar untuk PSSI dan Kemenpora.
"Dari Pak Sesmen sendiri yang pertama berpesan bahwa fokus kerja dari PSSI harus segera dibentuk dan disinergikan area kerja dengan pemerintah untuk segera bisa dilaporkan. Yang paling utama Asian Games yang merupakan PR besar bagi PSSI dan Kemenpora untuk fokus ke arah itu," tambah Tisha.
Tidak hanya itu, pencapaian kurang memuaskan Timnas U-16 dan U-22 dia ajang internasional juga jadi pembahasan. Namun, Tisha mengatakan bahwa pihak Kemenpora mengerti situasi dan kondisi yang dialami oleh tim nasional.
Sebagaimana diketahui, Timnas U-16 gagal lolos dari babak grup Piala AFF U-15 2017. Skuat asuhan Fakhri Husaini itu menempati peringkat kelima di Grup A dengan raihan empat poin.
Sementara Timnas U-22, gagal di kualifikasi Piala Asia U-23. Evan Dimas dan kawan-kawan gagal lolos setelah mengalami satu kekalahan, satu hasil imbang, dan satu kemenangan.
"Saya tadi juga melaporkan masalah itu. Tadi kami laporkan dari PSSI bagaimana kondisinya, jadi target kita juga seperti apa. Responnya dari kedua belah pihak sama-sama mengerti bahwa ini ujian yang berat untuk tim nasional dan PSSI," jelas Tisha.
Berita Terkait
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan