Suara.com - PSSI mematikan akan menanggung denda yang diberikan kepada pemain tim nasional Indonesia U-22, Asnawi Mangkualam. PSSI juga berencana meminta keterangan dari Asnawi.
Seperti diketahui, Federasi Sepakbola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi larangan tampil di dua pertandingan internasional dan denda Rp13,3 juta kepada Asnawi.
Hukuman itu menyusul kartu merah yang diterima Asnawi saat berhadapan dengan Malaysia di ajang kualifikasi Piala Asia U-23 2018, 19 Juli lalu.
Asnawi telah menjalani larangan bertanding dalam dua laga, yakni saat tim Garuda Muda menghadapi Mongolia dan Thailand di kualifikasi piala Asia lalu.
"Tentu (denda) itu tanggung jawab PSSI untuk menyelesaikannya. Tapi, kami harus berbicara dahulu dengan yang bersangkutan," kata Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria di Jakarta, Rabu (26/7/2017).
Tisha mengatakan bakal ada tindakan lanjutan dari PSSI melalui Komisi Disiplin terkait sanksi yang dijatuhkan terhadap Asnawi dari AFC.
Rencananya keputusan tersebut bakal dikeluarkan pada, Kamis (27/7/2017), dalam rapat dengan Komisi Disiplin.
"Besok kami akan rapat dengan Komisi Disiplin, pasti bakal ada tindakan lanjutannya," tegas Ratu Tisha.
Timnas Indonesia U-22 sendiri gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 di Cina, 9-27 Januari 2018.
Baca Juga: Presidennya Tersangkut Korupsi, RFEF Tunjuk Larrea Jadi Plt
Hal itu lantaran tim asuhan Luis Milla Aspas ini hanya menempati peringkat ketiga Grup H, di bawah Malaysia dan Thailand, dengan hasil sekali menang, seri, dan kalah.
Sementara, Mongolia jadi juru kunci Grup H dengan koleksi satu poin, hasil sekali seri dan dua kali kalah.
Salah satu kekalahan Mongolia, yakni dari anak-anak Garuda Muda dengan skor mencolok, 0-7.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Timnas U-17 Lakoni Uji Coba Lawan Cina, Siapa Pantas Jadi Pelatih?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?