Suara.com - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia Indra Sjafri mengaku telah memiliki kandidat kapten tim untuk Piala AFF U-18 2017 yang berlangsung di Myanmar pada 4-17 September mendatang. Indra ingin kapten yang terpilih nantinya bisa membawa pengaruh kepada tim.
Kandidat yang masuk ke dalam kapten tim adalah Rachmat Irianto dan Egy Maulana Vikri. Keduanya dinilai Indra memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat baik.
"Nanti kita akan pilih. Tapi kita ada beberapa calon, ada Rian, ada Egy, ada juga dari kiper nanti kita tentukan. Yang jelas kapten harus bisa memimpin teman-temanya di dalam serta luar lapangan dan bisa menjadi contoh yang baik," kata Indra di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Senin (28/8/2017).
Lebih jauh Indra memastikan tim asuhannya ini memiliki progres yang cukup baik. Untuk itu dia cukup yakin bisa berbicara banyak di Piala AFF nanti.
Namun, mantan pelatih Bali United itu mengatakan bahwa timnya saat ini masih dalam proses. Sebagai tim dari usia muda, Garuda Nusantara membutuhkan waktu bertanding yang banyak untuk menambah pengalaman mereka.
Indra Sjafri membawa 23 pemain untuk ikut serta dalam ajang tersebut. Dari 23 pemain ada dua dari Timnas U-22 yakni Saddil Ramdani dan Asnawi Mangkualam, yang bakal bergabung bersama tim pada 31 Agustus mendatang.
Hingga jelang keberangkatan tim pada 2 September mendatang, Indra akan melakukan pencoretan pemain. Bukan karena tidak baik, pencoretan dilakukan semata-mata karena kebutuhan tim.
"Saya mau memberitahu kalau dua pemain saya coret hari ini dan besok akan kita pulangkan. Saat ini ada 23 pemain tersisa dan mungkin dua hari ke depan bakal ada dua pemain lagi yang dicoret," pungkasnya.
Indonesia tergabung ke dalam Grup B Piala AFF U-18 2017. Mereka akan berhadapan dengan Myanmar, Vietnam, Brunei Darussalam, dan Filipina.
Berita Terkait
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko