Suara.com - Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy menginstruksikan seluruh anak asuhnya untuk fokus mengejar ketertinggalan satu poin klasemen dari Bali United untuk bisa merebut gelar juara pertama Liga 1 Musim 2017.
"Pertandingan ke depan akan semakin berat. Lawan juga pasti sudah mengetahui betul bagaimana cara kami bermain. Kita harus fokus mengejar ketertinggalan poin," katanya di Bekasi, Selasa (29/8/2017).
Tim berjuluk 'The Guardian' itu kini berada di peringkat kedua dengan perolehan 40 poin, atau terpaut selisih satu poin dari Bali United.
Lini depan Bhayangkara FC juga cukup produktif dengan mencetak 37 gol dan kemasukan 25.
Indra Kahfi dan kolega tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir yang membuat membuat Bhayangkara FC berpeluang besar merebut kandidat juara.
Namun pelatih asal Skotlandia itu juga meminta anak asuhnya tetap fokus dan konsentrasi untuk mengejar target kemenangan musim 2017.
Menurut Simon, Bhayangkara akan mengalami perlawanan berat untuk menjamu kesebelasan PS TNI pada kahir pekan ini di kandanganya Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat.
Simon optimistis strategi yang dipersiapkannya mampu mengalahkan tim lawan, sebab dari posisi klasemen, PS TNI berada di urutan ke-14.
Dari 21 rangkaian pertandingan, PS TNI telah mengumpulkan 25 poin dengan kebobolan gol 35 dan mencetak 28 gol.
Simon mengaku tidak ingin prediksi itu membuat pemainnya meremehkan PS TNI.
"PS TNI adalah salah satu tim kuat. Di putaran pertama kami kalah. Karena itu, para pemain kami harap tetap menjalankan skema main yang kami inginkan. Plus kami ingin membalas kekalahan dari PS TNI," katanya. Simon mengaku akan mempertahankan strategi bermain dalam tiga kemenangan terakhirnya untuk menghadapi PS TNI.
Bhayangkata FC kembali berlatih di lapangan Kelapa Dua, Depok, Selasa (29/8/2017) pagi untuk persiapan menghadapi PS TNI.
"Para pemain terlihat enjoy dan kompak menjalani sesi latihan yang berlangsung sekitar 2 jam," katanya.
Kapten tim, Indra Kahfi menyebut, melawan PS TNI timnya akan mengerahkan kemampuan terbaik.
"Saat ini semua pertandingan adalah final bagi kami. Sebab, semua tim pasti ingin mengalahkan kami. Terlebih dalam tiga pertandingan terakhir kami tidak pernah kalah. Untuk itu kami berharap para pemain tetap kompak baik di luar dan di dalam lapangan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar