Suara.com - Tim nasional Spanyol membuka peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia. Kans itu didapat setelah Sergio Ramos cs membenamkan Italia, 3-0, di Santiago Bernabeu, Sabtu (2/9/2017) atau Minggu dini hari WIB.
Kemenangan itu membuat Spanyol membuka jarak dengan Italia di Grup G kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa. Kini, Spanyol unggul tiga poin dari Italia yang mengantongi 16 poin dari tujuh pertandingan.
Publik Spanyol patut berterima kasih kepada Isco. Gelandang berusia 25 tahun inilah yang membuka kran gol La Roja ke gawang Italia yang dikawal kiper veteran Gianluigi Buffon.
Gol Isco ke gawang Buffon terjadi di menit ke-13 lewat tendangan bebas. Wasit memberikan hadiah tendangan bebas kepada Spanyol setelah Marco Asensio dijatuhkan Leonardo Bonucci.
Bonucci sendiri mendapat kartu kuning dari wasit, yang berarti dia akan absen memperkuat Tim Azzurri, akibat akumulasi kartu, saat kontra Israel, Selasa (5/9/2017), di MAPEI Stadium, Citta del Tricolore, Italia.
Isco yang mengambil eksekusi tendangan bebas, langsung menghujamkan bola ke gawang yang tak mampu dibendung Buffon.
Gelandang Real Madrid ini kembali memaksa Buffon memungut bola untuk kedua kali dari gawangnya setelah sepakan keras kaki kirinya dari luar kotak penalti berhasil bersarang di gawang pada menit ke-40.
Keunggulan 2-0 untuk tim asuhan Julen Lopetegui bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Italia mencoba menipiskan ketertinggalan. Namun, buruknya akurasi serta kurangnya koordinasi membuat anak asuh Giampiero Ventura gagal membobol gawang Spanyol yang dijaga David De Gea.
Baca Juga: Barca Batal Beli Coutinho, Imbas Efek Domino Penjualan Neymar?
Sebaliknya, pada menit ke-77, Spanyol menambah keunggulan mereka. Lewat sebuah skema serangan balik, Ramos yang maju ke depan mengirim umpan ke Alvaro Morata.
Tanpa kesalahan, eks striker Madrid yang musim panas lalu pindah ke Chelsea ini sukses menggetarkan gawang Buffon. Bagi Morata, itu adalah gol ke-10 bersama Spanyol dari 21 penampilan.
Hingga wasit Bjorn Kuipers dari Belanda meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta.
Berita Terkait
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan
-
Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar