Suara.com - Tugas baru menanti Indra Sjafri setelah kontraknya bersama tim nasional Indonesia U-19 berakhir. PSSI menugasinya memantau serta mendata pemain muda untuk masa depan timnas Indonesia.
Namun demikian, tugas yang dibebankan kepada pelatih asal Sumatera Barat ini bukan dimaksudkan untuk membentuk sebuah tim.
Dijelaskan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, pemain yang didata adalah dengan rentang usia 10-13 tahun. Nantinya, para pemain yang punya potensi dipersiapkan untuk proyek jangka panjang, yakni ajang Olimpiade 2024 dan Piala Dunia 2034.
"Ini bukan kita lagi cari pemain, kita bentuk timnas lagi, tidak!. Ini lagi kita mendata pemain dalam fase football development untuk mempersiapkan Olimpiade 2024. Jenjangnya itu SEA Games 2023, lalu olimpiade. Anak-anak yang dipantau usia 10-13 tahun. Road (map) kita itu Olimpiade 2024," kata Ratu Tisha di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017).
"Hitung-hitungan saja Sea Games 2023 yang main itu U-23, Piala Dunia U-20. Artinya yang kita pantau 10, 13, 13-15 tahun. Yang paling dekat ini paling generasi di bawah Fakhri Husaini--pelatih Timnas U-16. Kita lihat kan tiap tahun harus ada," lanjutnya.
Ke depannya, data tersebut nantinya bisa dipakai pelatih timnas untuk memilih pemain. Dalam hal ini, PSSI memercayakan pengumpulan data pemain muda berbakat di seluruh Indonesia kepada Indra Sjafri.
"Jadi intinya seperti itu. Perkara pelatihnya siapa nanti, itu beda lagi," pungkasnya.
Seperti diketahui, Selasa (21/11/2017) kemarin, PSSI secara resmi mengumumkan tidak memperpanjang kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-19 yang berakhir pada akhir Desember 2017.
Baca Juga: Dipaksa Bermain Tiga Game, Kevin/Marcus Jelaskan Penyebabnya
Berita Terkait
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Winger Bosnia Luka Menalo Dikabarkan Segera Gabung Persib Bandung
-
Persib Selangkah Lagi Dapatkan Eks Timnas Bosnia, Diklaim Sudah Teken Kontrak 2 Tahun
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026