Suara.com - Nama besar Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di blantika persepakbolaan dunia pastinya sudah tidak ada lagi yang menyangsikan. Keduanya dianggap sebagai pesepakbola paling hebat di kolong langit saat ini.
Sangatlah sulit untuk memilih satu diantara keduanya yang benar-benar paling hebat kualitasnya. Sebab, setiap penggemar sepakbola memiliki sudut pandang yang berbeda-beda.
Contohnya seperti Carlos Tevez. Rekan Messi di Timnas Argentina dan mantan teman satu tim Ronaldo saat di Manchester United ini memiliki pandangan tersendiri terkait yang terhebat diantara Messi dan Ronaldo.
Dalam hal ini, Tevez yang awal Januari lalu memutuskan kembali memperkuat klub raksasa Argentina, Boca Juniors, lebih memilih Messi.
"Bagi Messi, mencetak tiga gol (dalam setiap pertandingan manapun) adalah hal yang normal," kata Tevez kepada ESPN Argentina dikutip dari Soccer Laduma, Senin (29/1/2018).
Lebih jauh, Tevez melihat dalam mencapai kesuksesan, Messi lebih alamiah dibanding Ronaldo yang bekerja keras dari pagi hingga malam.
Foto: Carlos Tevez berkostum Boca Juniors. [AFP]
Dia mencontohkan aktivitas Ronaldo yang pernah dilihatnya selama dua tahun sama-sama berseragam MU. Tevez mengungkapkan, Ronaldo selalu memulai aktivitas sepakbolanya di gym pada pagi, siang, dan malam.
Baca Juga: Ungguli Ronaldo, Messi Raja Tendangan Bebas di La Liga
"Cristiano sangat berbeda dengan Messi," ujar striker berusia 33 tahun yang tahun lalu bermain di Liga Super Cina bersama Shanghai Shenhua.
"Saat Leo--sapaan Messi--memulai aktivitas sepakbolanya, dia tidak pergi ke gym. Tapi, Cristiano ada di gym sepanjang waktu, mulai pagi, siang, dan malam."
"Cristiano harus bekerja keras dan mempersiapkan dirinya untuk menjadi yang terbaik. Sedangkan Leo, hal itu datang secara natural."
"Itulah perbedaan terbesar yang saya lihat diantara kedua pemain terbaik di planet saat ini," pungkas Tevez.
Pekan kemarin, baik Ronaldo maupun Messi berhasil membawa klub masing-masing memenangi pertandingan lanjutan La Liga Spanyol.
Tag
Berita Terkait
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Federico Valverde Cedera Kepala usai Berkelahi dengan Tchouameni
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Valverde dan Tchouameni Dikabarkan Baku Hantam
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati