Suara.com - Leg pertama babak 16 besar Liga Champions siap dihelat. Tottenham Hotspur akan bertandang ke markas Juventus dini hari nanti. Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, pun mencoba tak sesumbar meski timnya sedang berada dalam tren bagus.
Tottenham sukses memenangi tiga laga terakhir mereka di semua kompetisi, termasuk dua kemenangan dari Manchester United dan Arsenal di ajang Liga Inggris. Tottenham juga berhasil mencuri poin dari markas Liverpool usai bermain imbang 2-2.
Tottenham asuhan Pochettino saat ini masih tertahan di peringkat lima klasemen. Meski demikian, Harry Kane dan kolega hanya berjarak empat poin dari tim penghuni peringkat dua, Manchester United.
Menatap laga akbar kontra Juventus, yang sukses memenangi enam laga terakhir mereka di semua ajang, Pochettino sendiri mencoba stay cool. Pelatih berkebangsaan Argentina itu menyinggung sejarah Juventus yang luar biasa, dan tidak ada apa-apanya jika dibandingkan Tottenham.
"Jangan bandingkan sejarah kami (Tottenham), dengan sejarah Juventus, mereka tim besar di Eropa dengan historis yang luar biasa. Mereka juga berhasil mencapai final (Liga Champions) dua kali dalam tiga tahun terakhir," buka Pochettino, dirangkum dari laman resmi Liga Champions.
"Meski demikian, kami memiliki gameplan yang bagus dan kami ingin mencapai level mereka. Di laga nanti akan kita lihat apakah kami bisa kompetitif," sambungnya.
"Kami harus bermain dengan motivasi, energi dan semangat yang tinggi. Kami tidak bisa merubah prinsip, kami harus agresif, berani dan juga menghormati lawan. Saya pribadi ketika masih menjadi pemain, sangat mengharapkan untuk bisa terlibat di laga besar semacam ini," tandas eks pilar Timnas Argentina tersebut.
Berita Terkait
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi