Suara.com - Usai dipermalukan West Bromwich Albion 0-1 di Old Trafford akhir pekan lalu, Manchester United kembali ke jalur kemenangan di pekan ke-35 Liga Inggris 2017/2018. Bertandang ke Vitality Stadium yang merupakan markas Bournemouth, Kamis (19/4/2018) dini hari WIB, Setan Merah menang 2-0 berkat gol-gol Chris Smalling dan Romelu Lukaku.
Dengan partai penting kontra Tottenham Hotspur di semifinal Piala FA sudah di depan mata, di mana kedua tim akan bentrok di Wembley pada Sabtu (21/4/2018) malam WIB, manajer MU, Jose Mourinho, memang melakukan beberapa rotasi dini hari tadi.
Beberapa nama yang jarang bermain di musim ini, macam Luke Shaw dan Matteo Darmian, dipercaya Mou sebagai starter. Sementara itu, langganan tim inti macam Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, Nemanja Matic, Ashley Young, hingga Eric Bailly ada di bench.
Ketika ditanya secara khusus soal alasan mencadangkan para pemain pilar tersebut, khususnya Lukaku dan Sanchez yang berstatus bintang, Mourinho menyinggung dua faktor yang melatarbelakangi keputusannya itu.
Yang pertama, Mou tentu ingin menjaga kebugaran para pemain andalannya jelang laga kontra Spurs. Namun secara tersirat, manajer berusia 55 tahun itu juga menyatakan bahwa dilengserkan ke bangku cadangan adalah bentuk 'hukuman' bagi para pemain yang bermain buruk di laga kontra West Brom.
Lukaku dan Sanchez memang bermain di bawah standar akhir pekan lalu, namun Paul Pogba dan Jesse Lingard yang juga tampil buruk lawan West Brom tetap dipercaya Mourinho sebagai starter di laga kontra Bournemouth.
"Kurang lebihnya karena dua faktor. Bisa karena untuk menyimpan tenaga jelang lawan Spurs, namun bisa juga karena penampilan mereka melawan West Brom," ujar Mou seperti dilansir Metro.
“Saya bisa katakan sebagai contoh; (Nemanja) Matic memang disimpan untuk laga Sabtu nanti, tapi tidak semua pemain yang keluar dari tim inti melawan Bournemouth memang khusus dipersiapkan untuk laga semifinal nanti,” tegasnya.
“Pesan yang saya coba sampaikan selalu sama, Saya mengerti jika beberapa orang mungkin bingung dengan hal tersebut, karena pesan saya tidak selalu sesuai dengan apa yang orang pikirkan atau harapkan,” tukas manajer berpaspor Portugal itu
Baca Juga: Secuplik Kisah Menarik di Ulang Tahun ke-88 PSSI
Dengan kemenangan atas Bournemouth, MU sendiri kini kokoh di peringkat kedua papan klasemen dengan unggul empat poin dari Liverpool di peringkat ketiga. Sementara dengan Tottenham yang ada di posisi keempat, MU unggul enam angka.
Berita Terkait
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Pertama Dalam Sejarah! Kumandang Azan Bergema di Old Trafford Markas Manchester United
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras