Suara.com - Meraih juara Liga Premier lebih penting bagi Pep Guardiola. Manajer Manchester City menegaskan bahwa dia lebih memilih mempertahankan gelar juara Liga Inggris dibanding mengejar trofi Liga Champions musim depan.
City berhasil menjuarai kasta tertinggi Liga Inggris dengan unggul 19 poin dari rivalnya, Manchester United. Kemenangan atas Southampton di pekan terakhir membuat City total mengoleksi 100 poin dan ini adalah sebuah rekor.
Sementara perjuangan mereka di kompetisi Liga Champions terhenti di babak perempat final. Skuat besutan Pep Guardiola ini secara mengejutkan disingkirkan oleh Liverpool dengan agregat 1-5.
Guardiola sebelumnya telah merasakan dua kali menjadi juara Liga Champions saat masih di Barcelona. Namun dia lebih memilih mempertahankan gelar Liga Inggris daripada mengejar juara Liga Champions di musim depan
"Liga Premier. Tidak diragukan lagi. Kesalahan besar jika berpikir, 'Oke sekarang kami sudah meraih Liga Premier, sekarang kami akan mengejar Liga Champions sebagai gantinya," kata Guardiola.
"Tersingkir dari Liga Champions dan meraih Liga Premier lagi, saya pastikan sekarang. Liga Premier adalah yang paling penting. Ini lebih butuh konsistensi, Liga Champions sangat rumit, lawan sangat bagus, semuanya."
Guardiola pun tetap menegaskan bahwa Liga Champions tetap menjadi targetnya, namun skuatnya tidak akan fokus hanya untuk mengejar gelar tersebut.
"Akan menjadi kesalahan besar bagi Manchester City untuk fokus pada [Liga Champions]; tentu saja itu akan menjadi target, tentu saja kami akan bertarung di kompetisi ini."
"Pada kompetisi tersebut, Anda bermain di Anfield, Barcelona, Real Madrid, Roma, Bayern, United, Juventus, semua klub besar."
"Tentu saja kami akan mencobanya, tapi saya tidak pikir jika kami tidak memenangkan Liga Champions dalam lima tahun ke depan, itu akan menjadi bencana. Saya kira tidak," pungkas Guardiola. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada