Suara.com - Sriwijaya FC dihadapkan jadwal padat. Tak hanya itu, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini pun harus menghadapi tantangan terkait banyaknya pemain yang tidak bisa diturunkan kontra Perseru Serui di pertandingan Liga 1 pekan ini, yang akan digelar Minggu (27/5/2018).
Salah satunya gelandang serang Syahrian Abimanyu yang berpotensi absen lebih lama membela Sriwijaya FC. Absennya mantan pemain junior Persija Jakarta ini lantaran masa pemusatan latihan bersama tim nasional Indonesia U-19 di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta diperpanjang.
Jika sebelumnya masa pemusatan latihan terselenggara pada 19-27 Mei 2018, maka berdasarkan surat resmi PSSI Nomor: 2278/AG B/276/V-2018, masa pemusatan latihan skuat Indra Sjafri berlangsung hingga 4 Juni 2018.
Surat PSSI yang ditandatangani Sekjen Ratu Tisha ini telah diterima manajemen klub. Secara prinsip klub tidak menghalangi pemanggilan pemain karena telah berkomitmen selalu mendukung program timnas.
"Surat terbaru dari PSSI ini menindaklanjuti surat sebelumnya tentang pemanggilan pemain mengikuti pemusatan latihan timnas U-19. Isi surat itu untuk meminjam tenaga Abimanyu lebih lama," ungkap Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid, Kamis (24/5/2018).
Pemusatan latihan ini bertujuan untuk persiapan jelang dua turnamen besar, Piala AFF U-19 pada 1-14 Juli 2018 dan Piala AFC U-19 pada 18 Oktober hingga 4 November 2018.
Sebelumnya, gelandang berkaki kidal itu telah melewatkan pertandingan di pekan ke-10 Liga 1 ketika timnya melumat PSIS Semarang 4-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang (22/5/2018).
Meski Abimanyu absen, kekuatan kini tengah Sriwijaya FC dipastikan tidak akan terlalu pincang. Di posisi Abimanyu, pelatih Rahmad Darmawan (RD) masih memiliki banyak opsi pilihan. Seperti gelandang senior Yu Hyun Koo dan pemain muda lainnya Ichsan Kurniawan.
Menurut RD, kendati saat ini tim asuhannya berada di urutan tiga besar klasemen sementara. Namun posisi tersebut masih belum aman, karena perbedaan poin antara satu tim dengan lainnya sangat tipis dan kondisi tersebut tentunya akan sangat mempengaruhi.
Baca Juga: Sedekah Berujung Maut, Kadisbudpar Klaim Larang FUI Bagi Sembako
"Apalagi kita tahu, ada beberapa tim yang telah memiliki poin plus, berkat kemenangan di laga tandang. Karena itulah, kita harus bisa tetap fokus menghadapi Perseru di laga away dan bagaimana caranya kita harus bisa mendapatkan poin dari sana nanti," ujarnya.
Ia meminta semua pemain dapat tetap mempertahankan kedisiplinan seperti yang diperlihatkan pada pertandingan melawan PSIS kemarin, saat melawan Perseru. "Untuk strategi, kita akan mencoba membuat skema permainan yang lebih baik lagi dan saya harapkan dapat menutupi kekurangan kita, pada laga selanjutnya. Terutama dalam transisi menyerang ke bertahan dan sebaliknya," katanya.
Untuk rotasi, dirinya menilai hal itu belum urgent, karena jeda pertandingan antara satu dengan lainnya masih bisa diatasi.
"Kalau masa rehat tiga hari saya pikir tidak ada masalah, jadi tidak terlalu signifikan. Tapi apabila jadwal pertandingan dari minggu ke minggu, lalu ada mid week disitu. Maka kita akan lakukan rotasi, karena masa istirahat hanya dua hari, saat itulah saya akan melakukan rotasi. Rencananya saya akan dilakukan saat bersamaan dengan Piala Indonesia nanti," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
8 Pelatih yang Pernah Tangani Persija dan Timnas Indonesia, Terbaru Shin Tae-yong
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
-
Bisa Curi Satu Gol, Curacao Sukses Bikin Pelatih Jerman Terpukau
-
Rumor Panas FIFA ASEAN Cup 2026: Pakistan Bantah Kabar Ikut Serta di Indonesia
-
Dokumen Bermasalah, Perjalanan Uruguay ke AS untuk Piala Dunia 2026 Tertunda
-
Jepang Tak Lagi Pendek: Evolusi Fisik Samurai Biru Terbukti di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
-
Fokus Piala Dunia 2026, Ferran Torres Beri Jawaban Ketus soal Rumor Gabung PSG
-
Tinggalkan Tijuana, Timnas Iran Dilepas Ribuan Suporter Meksiko: Kalian Tak Sendirian
-
Gagal Menang Lawan Jepang, Belanda Tetap Catat Rekor Apik di Piala Dunia
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid