Suara.com - Michael Essien resmi menyudahi kerjasamanya dengan skuat Persib. Mantan pemain Chelsea itu mengambil keputusan hengkang lantaran tidak masuk dalam daftar pemain Persib pilihan pelatih Roberto Carlos Mario Gomez yang berlaga di Liga 1 musim ini.
"Iya kan dari awal (musim 2018) Michael udah nggak main lagi, jadi kontraknya (dengan Persib) sudah selesai dan Michael sudah oke," kata agen Essien, Mathieu Amougou saat dihubungi Suara.com.
Gelandang bertahan veteran berpaspor Ghana itu memang tidak masuk dalam daftar pemain Persib di bawah arahan Gomez sejak awal tahun ini. Usai kedatangan penyerang Jonathan Bauman, alhasil slot pemain asing Persib melebihi kuota dan menyebabkan Essien harus tersingkir.
Menurutnya, Essien 'diombang-ambing' manajemen Persib dengan status tidak jelas. Bahkan, Essien pun tampak tak pernah lagi ikut bergabung dalam sesi latihan rutin Persib, pasca dicoret dari daftar pemain Maung Bandung untuk Liga 1 2018. Hal ini juga yang membuat Essien mantap untuk menyudahi kontrak dengan Persib.
Mathieu sendiri tidak membenarkan rumor Essien yang akan segera pensiun dari sepakbola usai resmi tak berseragam Persib lagi. Menurutnya, Essien sudah mendapatkan tawaran dari beberapa klub penghuni Liga 1 ataupun klub luar negeri.
"Itu nggak benar dan jangan dengar (rumor) itu. Tapi intinya Michael juga nggak mau dipertahankan lama kalau dia nggak main, dan dia harus cari klub baru," jelasnya.
"Banyak klub yang ingin kontrak Michael, tapi dia masih pikir-pikir. Klub yang ingin kontrak dia ada klub di Indonesia juga klub di luar negeri," ungkapnya.
Di sisi lain, manajer Persib Umuh Muchtar mengaku Essien resmi dilepas klubnya dengan cara baik-baik. Menurutnya, keputusan Essien untuk mengakhiri kerjasama dengan Persib tidak berujung masalah bagi kedua belah pihak.
"Dia (Essien) kemarin lama di sini dan saya ikut bantu bagaimana supaya cepat selesai. Karena kalau di sini juga kan main tidak, latihan tidak, badannya makin gemuk, buat apa? Lebih baik diselesaikan dan mereka juga untung," papar Umuh.
(Aminuddin)
Berita Terkait
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Tekad Marc Klok Jelang Dua Laga Penentu Persib: Hadapi Apa Pun Demi Juara
-
Persib Bandung Sampaikan Duka atas Wafatnya Ibunda Bojan Hodak
-
Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi
-
Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?