Suara.com - Timnas U-16 menjalani dua kali latihan di hari pertama pemusatan latihan di Sidoarjo. Di bawah arahan pelatih kepala Fachri Husaini, para pemain Timnas U-16 langsung mendapat semua menu latihan. Fachri tampaknya ingin tim besutannya langsung tancap gas.
Diutarakan Fachri, untuk sesi latihan pagi dan sore, para pemain mendapatkan materi latihan fisik. Pada aspek ini, sang pelatih memberikan menu aerobic indurance dalam bentuk permainan atau game.
"Ini untuk mengembalikan fisik para pemain setelah libur panjang hampir sebulan," kata Fachri.
Hal ini dilakukan karena Fahcri melihat ada sejumlah pemain yang secara fisik perlu ditingkatkan. Meski beberapa di antaranya memiliki kondisi fisik yang masih stabil seperti sebelum libur Lebaran.
"Penurunannya masih dalam batas wajar. Saya memaklumi karena ada pemain yang tidak punya klub, dan ada pemain yang punya klub. Pada prinsipnya, mereka yang kondisi fisiknya tetap terjaga adalah mereka yang tergabung dalam PPLP, sebab latihannya rutin," tutur sang pelatih.
Tak hanya itu, pemain Timnas U-16 juga langsung mendapat teknik dasar, yakni passing dan kontrol.
Fachri memberikan perhatian lebih pada kedua hal ini, karena teknik harus sempurna agar saat Piala AFF U-16 2018 tidak ada kesalahan-kesalahan mendasar yang dilakukan para pemainnya.
"Saya memang memberikan perhatian lebih pada aspek ini karena permainan bola semua berawal dari kedua teknik ini. Jika sudah bagus teknik dasarnya, taktik bisa berjalan dengan baik," terang dia.
Pada aspek taktik, Fachri menginginkan para pemainnya ketika kehilangan bola cepat merebut kembali, serta transisi dari bertahan dan menyerang.
Dan yang tak kalah penting bagi sang juru racik adalah aspek mental. Fachri mengedepankan komunikasi sebagai upaya membangun psikis pemainnya. Menurutnya, dengan banyak bicara, para pemainnya akan saling mengenal satu sama lain dan lebih memahami keinginan rekannya.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2018 Sabtu 23 Juni
"Komunikasi itu penting, karena dengan komunikasi, mereka saling mengenal dengan baik, saling mengerti, dan saling menguatkan jika ada rekannya yang tampil kurang baik," terangnya. (Dimas Angga P)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol