Suara.com - Timnas Kroasia akan bentrok dengan Inggris di laga semifinal Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB. Kapten sekaligus gelandang kreator Kroasia, Luka Modric, pun mewaspadai potensi ancaman Inggris dari set-piece.
Inggris asuhan Gareth Southgate memang terkenal mumpuni dalam hal mencetak gol dari bola-bola mati di Piala Dunia 2018 sejauh ini.
Modric memahami betul, The Three Lions -julukan Timnas Inggris- piawai dalam memanfaatkan setiap situasi set-piece. Gelandang Real Madrid itu pun meminta rekan-rekan setimnya di Timnas Kroasia untuk mencermati dengan seksama aspek tersebut.
"Kami menduga laga semifinal ini akan jadi pertandingan yang sangat sulit, ketat dan menuntut. Ya, seperti setiap laga di Piala Dunia. Namun ini akan berbeda, melawan Inggris dengan pemain-pemain dari Premier League tentu akan sangat sulit," buka Modric kepada beIN Sports.
"Kami harus menikmati momen mencapai semifinal, namun kami kini harus fokus 100% untuk laga kontra Inggris. Saya yakin kami akan siap," imbuh eks bintang Tottenham Hotspur itu.
"Kami telah menyaksikan laga-laga mereka sejak fase grup dan dan melihat betapa bagusnya mereka dalam situasi bola mati. Kami wajib waspada soal hal ini," tegas Modric.
"Kami harus memperbaiki cara kami bertahan dalam menghadapi bola mati, mengingat kami kebobolan satu gol dari situasi tersebut di partai melawan Rusia," tukas gelandang berusia 32 tahun itu.
Inggris berhasil lolos ke semifinal usai menekuk Swedia 2-0 di laga babak delapan besar, sementara Krosia mengeliminasi tuan rumah turnamen Rusia lewat drama adu penalti.
Keberhasilan Kroasia menggapai babak empat besar ini mengulangi pencapaian tim berjuluk Vatreni itu di Piala Dunia 1998. Kala itu, Davor Suker dan kolega tumbang di semifinal, namun berhasil keluar sebagai juara ketiga turnamen.
Baca Juga: Tak Pedulikan Trofi Golden Ball, Modric Fokus Bawa Kroasia Juara
Berita Terkait
-
Casemiro Tertarik Gabung AC Milan, Luka Modric Jadi Alasan
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
-
Rating Pemain AC Milan Lawan Cagliari, Modric dan Rabiot Tampil Gemilang di Lini Tengah Rossoneri
-
Luka Modric Ungkap Momen Jose Mourinho Bikin Cristiano Ronaldo Sesenggukan di Ruang Ganti
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia