Suara.com - Prancis memastikan diri lolos ke final Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Belgia dengan skor 1-0 dalam laga semifinal Piala Dunia 2018 yang digelar di Saint Petersburg Stadium, Rusia, Rabu dini hari (11/7/2018) waktu Indonesia.
Gol kemenangan Prancis di laga itu dicetak oleh bek Barcelona, Samuel Umtiti. Di partai final, Prancis akan bertemu dengan pemenang antara Inggris melawan Kroasia.
Di sepanjang pertandingan, Belgia memang lebih menguasai bola. Prancis di sisi lain berusaha bermain lebih efektif mengandalkan kecepatan para pemain mudanya.
Di babak pertama, Belgia bermain lebih dominan. Selain itu lini depannya juga berkali kali memproduksi ancaman serius bagi penjaga gawang Prancis, Hugo Lloris.
Peluang terbaik Belgia di babak pertama datang di menit 21, saat Toby Alderweireld melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang memaksa Lloris melakukan penyelamatan akrobatik agar Prancis tak kebobolan lebih dulu.
Sementara kesempatan terbaik Prancis di 45 menit pertama muncul pada menit 38, ketika Pavard menerima umpan manis Mbape tepat di depan Courtois. Sayang tembakan bek VfB Stuttgart itu masih dibisa ditepis Courtois.
Hingga laga babak pertama berakhir tak ada gol tercipta.
Di babak kedua, Prancis bermain lebih efektif. Pada menit 51 tim berjuluk Ayam Jantan itu sudah berhasil unggul 1-0 berkat gol Samuel Umtiti, yang memanfaatkan umpan Antoine Griezman dari sepak pojok.
Unggul 1-0, Prancis mulai bermain mengandalkan serangan balik: menunggu pemain Belgia melakukan kesalahan sebelum melancarkan serangan mematikan memanfaatkan kecepatan Kylian Mbape.
Taktik ini tampak efektif. Pada 56 Blaise Matuidi, yang menerima bola dari skema serangan balik, nyaris membobol gawang Belgia jika tembakannya tak diblok.
Lalu di menit 57 Olivier Giroud, yang menerima umpan cerdas Kylian Mbape, memperoleh peluang emas tapi upayanya masih dihadang Mousa Dembele.
Di menit 60 pelatih Belgia, Roberto Martinez menarik keluar Dembele dan memasukkan Dries Mertens yang lebih berwatak menyerang.
Masuknya gelandang Napoli itu membuat permainan Belgia lebih mengandalkan umpan silang dari sayap. Tuah Mertens sudah terasa sejak menit 61, ketika umpan silangnya nyaris berbuah gol jika bola yang disambut Kevin de Bruyne tendangan kaki kanan tak dihadang pemain Belakang Prancis.
Di menit 65 Mertens kembali beraksi. Umpan silang sempurnanya berhasil ditanduk Marouane Fellaini, tetapi sayang bola masih melesat tipis di luar tiang gawang Prancis.
Belgia berkali-kali mengepung pertahanan Prancis, tetapi selalu saja gagal. Sebaliknya Prancis justru semakin sering mengancam lewat serangan balik, terutama di 10 menit terakhir laga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League