Suara.com - Winger Juventus Douglas Costa meminta maaf karena meludahi pemain Sassuolo. Douglas Costa pun langsung diganjar kartu merah dalam pertandingan tersebut atas sikap buruknya tersebut.
Juventus melanjutkan tren kemenangannya di awal musim ini setelah mengalahkan Sassuolo 2-1. Pada laga itu, Cristiano Ronaldo akhirnya mencetak gol pertamanya di Serie A dengan memborong dua gol Juventus.
Namun, kemenangan Juventus dinodai dengan sikap tak terpuji Costa di saat injury time. Ia mendapat kartu merah lantaran meludahi Federico Di Francesco dan aksinya tersebut tertangkap kamera VAR.
Sebelum meludahi Di Francesco, Costa juga terlihat berupaya menandukkan kepalanya. Kini pemain Juventus itu terancam mendapatkan sanksi larang bertanding tiga laga.
Lewat akun instagramnya, Costa pun meminta maaf atas tindakannya dan menyadari akan kesalahannya.
"Saya ingin meminta maaf kepada semua fans Juventus untuk reaksi berlebihan saya selama pertandingan hari ini," tulis Costa.
"Saya juga meminta maaf kepada rekan-rekan setim saya, yang selalu mendukung saya dalam waktu yang baik dan buruk. Itu hal buruk, saya sadar akan hal itu dan saya meminta maaf pada semua orang untuk kejadian itu.
"Saya ingin menjelaskan bahwa perilaku tersebut ini tidak ada hubungannya dengan apa yang saya tunjukkan sepanjang karier saya." (Scoresway)
Berita Terkait
-
Eks Liverpool dan AC Milan Bakal Pimpin Jay Idzes Cs di Sassuolo
-
Juventus Siap Lepas Andrea Cambiaso, Chelsea dan Barcelona Siaga
-
Faktor Finansial, Juventus Pastikan Lepas Dusan Vlahovic dengan Status Bebas Transfer
-
Klub Jay Idzes Tertarik Boyong Legenda Timnas Italia untuk Jadi Pelatih Baru
-
Bintang Juventus Kenan Yildiz Cetak Sejarah, Jadi Pria Pertama yang Tampil di Sampul Vogue Turkiye
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal, Nova Arianto Puji Lonjakan Performa Garuda Muda
-
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Tekuk Vietnam, Indonesia Kokoh di Puncak Grup A
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026
-
Hasil Babak 1 Timnas Indonesia vs Vietnam Piala AFF U-19 2026, Reno Salampessy Buka Asa ke Semifinal
-
Misi Balas Dendam Mbappe! Ini Peta Jalan Prancis Menuju Gelar Piala Dunia 2026
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam, Mengerikan Formasi Serang 3-4-3
-
Kisah Austria Akhiri Kutukan 28 Tahun di Piala Dunia 2026 Bersama Heavy Pressing Ralf Rangnick