Suara.com - Beberapa tim favorit juara kompetisi harus bersusah payah untuk meraih kemenangan di matchday 1 babak fase grup Liga Europa 2018/2019. Chelsea misalnya, yang hanya bisa menang tipis 1-0 di kandang PAOK, pada laga Grup L, Jumat (21/9/2018) dini hari WIB.
Gol tunggal Willian saat laga baru berjalan tujuh menit sudah cukup untuk memastikan raihan tiga poin bagi Chelsea dari lawatan ke Yunani.
Meski menang, manajer Chelsea, Maurizio Sarri rupanya tak sepenuhnya puas. Menurut eks pelatih Napoli yang merapat ke Chelsea pada musim panas 2018 tersebut, masih ada kekurangan dalam performa The Blues.
Sepanjang laga, Chelsea sejatinya tampil dominan. Serangan-serangan mereka pun beberapa menghasilkan peluang bagus untuk mencetak gol.
Namun hingga laga rampung, Chelsea tak kunjung mampu menambah gol usai unggul cepat. Sarri pun secara khusus menyoroti masalah finishing Chelsea, yang di laga ini tak diperkuat sang megabintang Eden Hazard karena tengah diistirahatkan.
"Kami memegang kendali pertandingan selama 90 menit. Itu jelas. Kami punya banyak peluang, tapi kami gagal memanfaatkan beberapa di antaranya. Mengecewakan, kami kurang di finishing kali ini," celoteh Sarri seperti dimuat Sky Sports.
"Saya cukup puas dengan tiga poin, cukup senang dengan performa, tapi tidak dengan hasil akhirnya. Karena ketika waktunya menghabisi lawan, kami harus melakukannya," urai pelatih berkebangsaan Italia tersebut.
Berita Terkait
-
Chelsea Mengamuk Bantai Aston Villa 4-1, Joao Pedro Kemas Hattrick
-
Bukan Hanya Set Piece! Bedah Taktik Mikel Arteta saat Arsenal Tumbangkan Chelsea
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Kata Legenda Manchester City, Penampilan Arsenal Mengkhawatirkan Usai Hajar Chelsea
-
Chelsea Olivia Ceritakan Kronologi Alami Gangguan di Rahim, Menstruasi Tak Kunjung Berhenti
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap
-
Paul Scholes Semprot Carrick Usai MU Tumbang dari Newcastle: 4 Laga Main Buruk!
-
Dewa United Tantang Manila Digger, Ricky Kambuaya Optimis Taklukan Lapangan Sintetis
-
Marc Klok Soroti Dua Masalah Persib Usai Imbang di GBT, Siap Bangkit Lawan Persik
-
Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis
-
Rivaldo Pakpahan Bungkam JIS, Tahan Persija 2-2 lalu Kirim Pesan Menyentuh untuk The Jakmania
-
Michael Carrick Beri Kode Keras Manchester United Segera Berburu Winger Kiri Baru
-
Joe Hart Ungkap Makna Tato Hitam Pekat yang Jadi Baju Zirahnya
-
Ricky Kambuaya Percaya Diri Hadapi Manila Digger, Yakin Dewa United Bisa Menang di Filipina