Suara.com - Timnas Indonesia U-19 harus puas bermain imbang 2-2 dengan Thailand pada turnamen segitiga bertajuk PSSI Anniversary di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu (23/9/2018) malam.
Meraih hasil seri, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri pun mengaku tidak puas dengan penampilan anak-anak asuhnya. Padahal, menurutnya Garuda Nusantara telah bermain baik di babak pertama.
"Sebenarnya di babak pertama saya suka, tim kita bermain seperti apa yang kita sudah siapkan dalam seminggu terakhir. Ya, dengan melakukan defend di tengah dan itu bagus. Tapi di babak kedua, ada perubahan cara main dan respons pemain kita kurang tepat," kata Indra.
"Gol pertama bukan karena longgarnya bek, tapi terlalu percaya dirinya pemain kita yang memainkan bola di daerah yang harusnya tidak," tambahnya.
Mantan pelatih Bali United itu menambahkan, kesalahan-kesalahan elementer banyak dilakukan di babak kedua. Menurutnya, banyak miss komunikasi antara pemain satu dengan yang lainnya.
"Gol kedua, kita tinggalkan tiga pemain di belakang kemudian ada error, dan Thailand melakukan counter attack. Pemain lawan lakukan tendangan dari luar dan kebetulan skillnya bagus," ujar indra.
"Tapi semua pemain sudah berikan yang yang terbaik. Saya tidak salahkan mereka, tapi kita harus perbaiki finishing," pungkasnya.
Witan Sulaeman ('34) dan Luthfi Kamal ('80) mencetak gol bagi Timnas Indonesia U-19. Sedangkan Matee Sarakum ('20) dan Hassawat Nopnate ('58) mencetak gol untuk Thailand.
Pertandingan ini sendiri merupakan bagian persiapan Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFC U-19 yang akan dihelat di Tanah Air pada 18 Oktober-4 November mendatang. Di Piala AC U-19, Indonesia tergabung di Grup A bersama Uni Emirat Arab, Qatar, dan Taiwan.
Baca Juga: Arsenal Hajar Everton 2-0 di Emirates Stadium
Setelah Thailand, Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi Cina, Selasa (25/9/2018). Cina sebelumnya mengalahkan Thailand 3-1 pada partai pembuka PSSI Anniversary, Jumat (21/9/2018).
Berita Terkait
-
Resmi Diputus Kontrak oleh PSSI, Masa Kejayaan Indra Sjafri Telah Usai?
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gagal di Sea Games 2025, Legenda Timnas Agung Setyabudi Sebut Era Indra Sjafri Telah Berakhir
-
Rapor Merah Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Lebih Buruk dari Gerald Vanenburg
-
Bakal Tentukan Pelatih Anyar dalam Waktu Dekat, PSSI Harus Belajar dari Kasus STY dan Indra Sjafri
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Membedah Teknologi di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, 2 Fitur Jadi Kuncian
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Mikel Arteta Ingin Arsenal Main Lebih Efektif saat Jamu Bayer Leverkusen
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA
-
Graham Potter Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Swedia Hingga 2030
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Calvin Verdonk Tak Dimainkan, Lille Kalah Tipis dari Aston Villa
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati