Suara.com - Tottenham Hotspur dipaksa menelan kekalahan cukup telak dari tamunya, Barcelona pada matchday 2 Grup B Liga Champions 2018/2019. Bermain di Stadion Wembley, Kamis (4/10/2018) dini hari WIB, Tottenham takluk dengan skor 2-4. Namun, pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino justru mengaku cukup puas dengan performa anak-anak asuhnya.
Well, meski papan skor menunjukkan Barcelona menang cukup telak, namun kenyataan yang terjadi di atas lapangan menunjukkan jika Tottenham memang cukup mampu memberi perlawanan.
Bahkan Tottenham sempat membuat keadaan jadi 2-3, setelah sebelumnya smpat tertinggal 0-2. Namun sayang, gol Lionel Messi di menit 90 berhasil menyegel kemenangan 4-2 untuk Barcelona.
Pochettino merasa laga ini memang sulit bagi timnya, setelah Barca sudah unggul cepat saat laga baru berjalan dua menit melalui Philippe Coutinho.
Menurut Pochettino, melawan tim sekelas Barca bukanlah hal mudah, terlebih jika timnya sudah tertingal saat pertandingan baru dimulai. Meski demikian, pelatih asal Argentina itu tetap merasa bangga dengan perjuangan Harry Kane dan kolega yang pantang menyerah.
"Ini adalah laga yang sulit. Ketika Anda kebobolan kurang dari dua menit, itu sungguh mengubah segalanya. Emosi pertandingan menjadi lebih sulit ketika Anda melawan Barcelona dan pemain seperti Messi dan (Luis) Suarez," ujar Pochettino, seperti dimuat laman resmi UEFA.
"Meski kalah, saya ingin memberi selamat pada tim, karena kami selalu berjuang selama pertandingan, selalu bertarung dan tak pernah menyerah. Saya merasa sangat bangga. Saya pikir kami sudah bermain bagus," ujar pelatih yang juga sempat membesut Espanyol, yang merupakan rival sekota Barca, pada 2009-2012 tersebut.
Lebih lanjut, Pochettino juga percaya kekalahan ini akan jadi pelajaran berharga untuk Tottenham. Juru taktik berusia 46 tahun itu menilai di laga berat seperti inilah karakter pemain diuji. Ia pun puas dengan reaksi dan semangat juang para pemain The Lilywhites.
"Saya kecewa dengan hasil laga, tapi perjuangan kami sangat masif. Pada laga seperti ini dan bermain di level tinggi, memberi keunggulan pada tim seperti Barcelona seperti yang kami lakukan pada akhirnya akan sangat sulit untuk dikejar," terangnya.
Baca Juga: Messi Cetak Brace, Barcelona Permalukan Tottenham di Wembley
"Hal yang terpenting adalah karakter kami. Kami menunjukkan karakter dan melakukan apa pun untuk mengejar ketinggalan. Saya merasa bangga dengan para pemain," tuntas Pochettino.
Berita Terkait
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini