Suara.com - Thierry Henry siap melakoni karir barunya sebagai pelatih kepala klub AS Monaco. Henry pun mengungkapkan bahwa Pep Guardiola dan Arsene Wenger memiliki rupakan referensi dalam sepak bola dan
Setelah sempat menjadi asisten pelatih timnas Belgia, Henry menjadi pelatih kepala guna menggantikan Leonardo Jardim di Monaco. Ia pun berharap bisa menciptakan gaya permainan tiki taka seperti yang diterapkan Guardiola.
Guardiola memang pernah melatih Henry saat di Barcelona. Dia musim pertamanya, Henry ikut membawa Barcelona meraih rekor treble memenangi La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions.
Henry pun membenarkan bahwa dia mengambil pelajaran saat bekerja dengan manajer Manchester City ini. "Pep adalah refrensi bagi saya, saya tidak mengatakan kepada setiap orang," ujarnya seperti dilansir Sky Sport.
"Saya kembali belajar bagaimana memainkan sepak bola ketika saya berada di bawah arahannya di Barcelona. Pep bisa berbicara mengenai sepak bola selama mungkin, Anda bisa saja tertidur dan dia akan terus berbicara.
Namun, Henry juga mengakui bahwa mantan manajer Arsenal Arsene Wenger banyak memberikan pengaruh besar dalam karirnya sebagai pesepak bola. Henry telah bekerjasama dengan Wenger selama delapan musim di Arsenal.
"Arsene telah membuka pikiran saya mengenai beberapa hal dan membuat saya mengerti bagaimana caranya menjadi profesional. Saya tidak pernah melupakannya," pungkas Henry.
Berita Terkait
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
3 Pemain Incaran Pep Guardiola di Bursa Transfer Musim Panas, Ada Keturunan Suriname
-
Pep Guardiola Cetak Sejarah usai Man City Gilas Galatasaray, Apa Itu?
-
Luciano Spalletti Mencak-mencak Usai Juventus Main Imbang Lawan AS Monaco
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan