Suara.com - Keunggulan postur tubuh lawan diyakini akan menjadi ancaman serius Timnas Indonesia U-19 saat menghadapi Qatar pada laga kedua penyisihan Grup A Piala Asia U-19 2018 yang berlangsung Minggu (21/10/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Namun, kapten Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat Haji Haris optimis Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19 Indonesia-- mampu mengantisipasinya. Bersama Rahmat Irianto, pemain Bhayangkara FC itu yakin bisa bahu-membahu menggalang lini belakang.
"Saya yakin sudah siap. Saya sudah berbicara dengan Rahmat Irianto dan kami siap menghalau bola-bola heading," ujar Nurhidayat saat ditemui di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/10/2018).
Menjadi jantung pertahanan Timnas U-19 Indonesia, Nurhidayat bersama Irianto diharapkan mampu tampil lebih solid. Kesalahan yang masih kerap terjadi saat mengalahkan Cina Taipei 3-1 diminta tak lagi terulang.
"Ya pekerjaan rumah (PR) kami itu kesalahan kemarin yang (membuat lawan melancarkan) counter attack kita koreksi saat latihan tadi pagi. InsyaAllah besok tak ada kesalahan lagi," ujar pemain kelahiran 5 April 1999 tersebut.
Lebih jauh, Nurhidayat mengaku tak gentar dengan postur menjulang para pemain Qatar. Dirinya menyebut hanya akan fokus mengantisipasi serangan lawan sesuai instruksi pelatih Indra Sjafri.
"Saya tidak lihat itu (postur tubuh pemain Qatar). Intinya kita harus siap, kita siap untuk duel bagaimanapun harus siap. Coach Indra beri instruksi bola heading yang harus diperhatikan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba