Suara.com - Gelandang Persija Jakarta Sandi Sute menyatakan kesiapannya melawan Persipura Jayapura usai absen karena sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Ia siap membantu Macan Kemayoran mengalahkan Persipura pada Kamis (25/10/2018) mendatang.
Sandi Sute sejatinya dilarang tampil sebanyak tiga pertandingan. Sanksi dari Komdis PSSI merupakan buntut sikapnya saat duel panas melawan Persib Bandung.
Namun, Sandi Sute baru menjalani dua laga karena pertandingan melawan Persela Lamongan harus ditunda lantaran Stadion Pakansari, kandang Persija, digunakan sebagai venue Piala Asia U-19.
Karena itulah, sanksi tersebut tidak berpengaruh saat partai Persija melawan Persipura. Sandi Sute akan tetap menjalani sanksi larangan bermain saat menjamu Persela mendatang.
"Alhamdulillah persiapan saya sudah sangat matang. Semoga kehadiran saya bisa membuat Persija lebih kuat," kata Sandi selepas latihan, Minggu (21/10/2018).
"Dua kali tidak bermain membuat saya lebih siap. Apalagi saya juga sudah mengunjungi keluarga," tambahnya.
Namun, Sandi ogah menganggap remeh Persipura. Mantan pemain Borneo FC itu akan fokus membantu Persija memenangi pertandingan dengan bermain lebih hati-hati.
"Lini tengah Persipura kualitas hampir sama seperti Persija. Jadi saya harus main lebih hati-hati dan kerja keras tentunya," pungkas pemain asal Palu itu.
Baca Juga: Kantongi Lisensi AFC, Begini Tanggapan Pelatih Persija
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan