Suara.com - PSSI telah resmi menunjuk sosok Bima Sakti sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia menggantikan Luis Milla pada Minggu (21/10/2018). Saat ini kontrak Bima bersama PSSI hanya menukangi timnas senior di ajang Piala AFF 2018, namun sangat terbuka kemungkinan jika kontrak pelatih berusia 42 tahun itu bakal diekstensi.
Kepastian penunjukan Bima ini terjadi setela Komite Eksekutif (Exco) PSSI menggelar rapat pada hari ini. PSSI sendiri sejatinya telah menyodorkan kontrak anyar pada Milla berdurasi satu tahun ke depan, untuk memimpin timnas di Piala AFF 2018 dan SEA Games 2019.
Namun, Milla yang mudik ke Spanyol pasca memimpin timnas U-23 di Asian Games 2018, hingga kini belum kembali ke Tanah Air. Eks pelatih Timnas Spanyol U-21 itu juga belum memberikan jawabannya soal perpanjangan kontrak tersebut hingga waktu yang sudah ditentukan.
Oleh karena itu, PSSI pun akhirnya memilih Bima mengingat Piala AFF 2018 akan segera bergulir pada 8 November mendatang.
Bima sendiri mengaku siap dan bangga setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Meski diakuinya tidak mudah, mantan gelandang andalan Timnas Indonesia itu cukup optimis bisa membawa skuat Garuda berprestasi.
Jadi asisten pelatih Milla di Timnas Indonesia U-23 selama 1,5 tahun, serta jadi pelatih interim timnas senior di beberapa laga uji coba terakhir jelang Piala AFF 2018 jadi dasar optimisme Bima. Menurutnya, pengalaman itu merupakan modal yang cukup baginya untuk bisa sukses menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia.
"Terima kasih kepada PSSI yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Awal November mendatang kami akan kembali melakukan pemusatan latihan jelang berlaga di Piala AFF 2018,"buka Bima dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (21/10/2018).
"Kami, tim pelatih dengan pemain sudah melakoni latihan sejak lama dan saling mengenal baik. Jadi kami optimis meraih prestasi di ajang tersebut. Saya pribadi pun memiliki optimisme bisa membawa timnas tampil baik dan berprestasi," urainya.
"Pengalaman bersama Luis Milla membuat saya sudah mengenal dengan baik skuat (Timnas Indonesia) yang kami miliki. Saya siap memberikan yang terbaik," janji Bima.
Baca Juga: Gantikan Milla, Bima Sakti Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras
-
Bukan Asal Comot, Shin Tae-yong Ternyata Ikut Pilih Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
Kuartet Jantung Pertahanan Timnas Indonesia Minus Rizky Ridho, Auto Juara ASEAN FIFA Cup?
-
Bocoran 26 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Coret Rizky Ridho
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
-
UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak
-
BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym
-
Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!
-
Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses
-
Yaqut Tantang KPK Buktikan Soal Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji
-
Ada Demo Mahasiswa, Pengguna Transjakarta Harap Simak! Koridor 1 hingga Rute 9D Alami Perubahan