Suara.com - Luis Milla telah dipastikan tidak lagi memperpanjang kontraknya sebagai pelatih Tim nasional Indonesia. Pelatih asal Spanyol ini pun akhirnya buka suara dan menyampaikan salam perpisahannya.
Luis Milla sudah tidak lagi melatih Timnas Indonesia setelah PSSI secara resmi menujuk Bima Sakti sebagai pelatih. Sementara pelatih Luis Milla lewat akun twitternya pun telah mengucapkan salam perpisahan.
Dalam cuitan panjangnya di akun twitternya, @Luismillacoach, mengatakan bahwa ini bukanlah hal mudah baginya. Milla juga mengungkapkan beberapa hal soal kerjasamanya dengan induk organisasi sepak bola Indonesia, PSSI.
"Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan sebagai pelatih di Indonesia," tulis Milla.
"Proyek selama satu setengah tahun akhirnya berakhir, meski manajemen yang kurang, pelanggaran kontrak yang berulang dan rendahnya profesionalisme para pimpinan selama 10 bulan terakhir, saya pergi dengan perasaan telah melakukan pekerjaan yang baik."
Namun demikian, Milla tetap senang dengan pengalamannya berada di Indonesia. "Indonesia akan selalu menjadi kampung halaman kedua saya. Saya juga mengapresiasi sambutan yang baik kepada istri saya, asisten saya dan diri saya sendiri."
Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona ini juga berterima kasih kepada seluruh staf di timnas yang bekerja bersamanya, khususnya kepada Bima Sakti, penerjemah Bayu Eka Sari, dokter timnas Syarief Alwi serta beberapa nama lainya."Satu kebanggaan bisa bekerja sama dengan kalian semua," tulis Milla.
Luis Milla juga tidak lupa mengucapkan selamat tinggal kepada para pemain yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan serta keinginan tinggi untuk meningkat dengan sikap yang luar biasa setiap waktu.
"Saya tidak akan pernah melupakan Anda semua dan kalian akan selalu ada di hati saya. Ingatlah kalian punya teman di Spanyol saat ini untuk sampai kapan pun. Terima kasih Indonesia."
Luis Milla pun mengakhirinya cuitannya di akun Twitternya dengan tulisan berbahasa Indonesia. "Sampai berjumpa lagi. Terima kasih atas dedikasinya, selama ini."
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat