Suara.com - Kepala Media dan Promosi Digital PSSI Gatot Widakdo memastikan pembelian tiket via online untuk pertandingan timnas Indonesia U-19 melawan Jepang pada babak perempat final Piala Asia U-19 2018, Minggu (28/10/2018) sudah tidak bisa lagi. Hal itu karena tiket yang dijual online sudah ludes terjual.
Sebagaimana diketahui, PSSI menjual tiket melalui dua cara, yakni online dan offline. Untuk online sendiri dijual sebanyak 40.781 lembar dari total 70.505 tiket yang dijual.
"Sejauh ini untuk tiket online sudah habis. Dan sisa untuk offline kami siapkan juga beberapa kategori yang sekaligus bisa didapatkan di loket pembelian," kata Gatot saat dihubungi wartawan, Jumat (26/10/2018).
Namun, PSSI masih menyediakan pembelian secara offline. Pembelian bisa dilakukan pada H-1 hingga hari jelang pertandingan.
Pembelian dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Bellezza Shopping Arcade, unit 65-66. Sedangkan hari H pertandingan, penonton bisa membeli tiket pertandingan di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan.
"Kami siapkan 70 ribu tiket. Untuk online sekitar 40 ribu yang bisa diakses melalui situs resmi kami (www.pssi.org). Sementara 30 ribu offline yang bisa didapatkan H-1 dan hari H pertandingan. Untuk H-1 bisa didapatkan di Belezza dan hari H di Lapangan S," pungkasnya.
Untuk pertandingan timnas Indonesia di SUGBK, ada perubahan harga. Dari semula pada babak Grup harga temurah Rp 50 ribu, kini menjadi Rp 75 ribu. Begitupun kategori lainnya.
Berikut Harga Tiket Babak Perempat Final Piala Asia U-19 2018:
Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta)
VIP Barat: Rp 800 ribu
VIP Timur: Rp 600 ribu
Kategori 1: Rp 300 ribu
Kategori 2 (Utara/Selatan): Rp 150 ribu
Kategori 3 (Tribun Atas): Rp 75 ribu
Baca Juga: Lawan Jepang, Kondisi Egy Maulana Vikri Masih Diragukan
Berita Terkait
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Tingkatkan Mobilitas dan Perkuat Perekonomian Nasional
-
9 Jadwal Piala Dunia 14-15 Juni 2026 sesuai WIB, Ada Belanda vs Jepang
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026