Suara.com - Tiga poin berhasil diraih Sriwijaya FC di pertandingan Liga 1 2018 pekan ke-31. Menghadapi Barito Putera, Sriwijaya FC menang telak dengan dua gol tanpa balas.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Senin (12/11/2018), dua gol tuan rumah masing-masing dilesakkan oleh Rizki Dwi Ramadhana dan Esteban Vizcara.
Menanggapi hasil pertandingan, pelatih Sriwijaya FC Angle Alfredo Vera mengaku puas. Selain permainan apik yang ditunjukkan anak-anak asuhnya, Alfredo juga menilai ketenangan Hyu Yun Koo dalam pertandingan itu memainkan peran yang cukup penting.
"Kita main bagus, banyak sekali peluang, dan dua diantaranya bisa dikonversikan menjadi gol. Kita tahu kemampuan mereka, meski tidak diperkuat Beto dan Zulfiandi," ujar Alfredo usai pertandingan.
"Kita minta pemain tetap sabar. Lihat pemain dan posisinya pas, peluang yang ada bisa dijadikan gol," katanya.
Sementara, pemain sayap Sriwijaya FC Markho Sandy bertekad memanfaatkan sisa laga yang ada untuk mendulang poin demi menghindari zona degradasi.
"Kita kerja keras. Dan malam ini dapat tiga poin. Semua pertandingan, rekan rekan di lapangan menganggapnya wajib menang," pungkasnya.
Dengan tambahan tiga poin, pekan ini Sriwijaya berhasil merangkak keluar dari zona merah. Mengantongi 36 poin, Sriwijaya beranjak ke posisi 15 klasemen Liga 1 2018.
Sriwijaya hanya unggul tiga poin dari dua penghuni teratas zona merah, PS Tira dan PSMS yang sama-sama mengantongi 33 poin, dan unggul empat poin dari Perseru Serui yang saat ini berada di dasar klasemen.
Artinya, di empat pertandingan tersisa, kemenangan wajib diraih Sriwijaya untuk bertahan di Liga 1 2018 musim depan. (Andhiko)
Baca Juga: Tanpa Beto dan Zulfiandi, Sriwijaya FC Tekuk Barito Putera 2-0
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Pengganti Alfredo Vera, Madura United Umumkan Pelatih Baru dari Brasil
-
Madura United Pecat Alfredo Vera, Ini Alasannya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA