Suara.com - Persebaya Surabaya meraih kemenangan di pekan terakhir musim Liga 2018. Menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (8/12/2018), Persebaya memetik kemenangan tipis 1-0.
Gol tunggal tuan rumah dicetak oleh Fandi Eko Utomo pada menit ke-56 melalui tendangan keras menyusur tanah dari dalam kotak penalti. Ia memanfaatkan bola muntah sepakan Rendy Irwan yang masih bisa diblok kiper Joko Ribowo.
Sejak wasit Yudi Nurcahya asal Jawa Barat meniupkan peluit babak pertama, Persebaya mengambil inisiatif menyerang dan bertekad mencetak gol di menit-menit awal.
Masih lima menit berjalan, striker "Bajul Ijo", David Da Silva nyaris menambah koleksi golnya, tapi tendangannya ke gawang yang sudah ditinggal kiper PSIS masih melebar.
Begitu juga serangan-serangan melalui kedua sayap Persebaya yang dimotori Irfan Jaya di kanan dan Oktafianus Fernando di kiri, berkali-kali upaya keduanya gagal menggetarkan jala PSIS.
Hingga 45 menit babak pertama, Persebaya secara statistik memiliki delapan tendangan mengarah ke gawang, sedangkan tamunya hanya memiliki sekali peluang yang menuju gawang Miswar Saputra.
Di awal babak kedua, permainan anak asuh Djadjang Nurdjaman tersebut tidak jauh berbeda, yakni mengambil inisiatif menyerang dan mengurung pertahanan tim berjuluk "Laskar Mahesa Jenar" itu.
Hasilnya, sebelas menit babak kedua berjalan, gelandang serang Persebaya Fandi Eko Utomo membuat 50 ribu suporter di stadion bersorak-sorai setelah menggetarkan jala Joko Ribowo.
Diawali umpan terobosan Irfan Jaya ke dalam kotak penalti PSIS, Rendy Irwan yang dikawal ketat mampu menyepak keras bola mengarah ke gawang yang masih diblok kiper, tapi bola pantul malah mengarah ke Fandi Eko Utomo yang berdiri bebas di mulut gawang.
Baca Juga: Yusuf Mansur Ungkap Alasan PayTren Beli Saham Klub Lechia Gdank
Tanpa dikontrol, putra legenda hidup Persebaya Yusuf Ekodono tersebut menendang keras ke tiang jauh yang gagal dihalau kiper meski sudah berusaha menjangkau bola.
Usai gol tersebut, Persebaya tak mengendorkan serangan, bahkan berkali-kali David Da Silva yang sangat berambisi mencetak gol di laga terakhirnya kali ini tetap gagal menyarangkan "si kulit bundar".
PSIS Semarang nyaris tanpa peluang, hanya sekali kiper Miswar Saputra menangkap bola hasil tendangan bebas Bruno Silva dari depan kotak penalti Persebaya.
Gol tunggal Fandi Eko Utomo menjadikan Persebaya untuk sementara berada di peringkat empat klasemen sementara dengan koleksi 50 poin hasil 14 kemenangan, delapan imbang dan 12 menderita kekalahan.
Sementara itu, PSIS Semarang tetap berada di peringkat sembilan dengan capaian 46 poin hasil 13 kali menang, tujuh seri dan 14 kali menelahan kekalahan. (Antara)
Berita Terkait
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia
-
Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
-
Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027