Suara.com - Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan meminta anak asuhannya untuk tidak memikirkan hasil akhir pertandingan saat berhadapan dengan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Minggu (9/12/2018).
Pertandingan melawan Persija tersebut mempertaruhkan masa depan tim berjuluk Naga Mekes itu. Jika kalah dari Macan Kemayoran, Mitra Kukar bisa terdegradasi ke Liga 2 musim depan.
Sebagaimana diketahui, Naga Mekes sedang berada di ambang degradasi. Saat ini, Mitra Kukar bertengger di tempat ke-14 dengan 39 poin.
Poin tersebut sama dengan yang telah dikumpulkan oleh Perseru Serui, Sriwijaya FC, dan PS TIRA, yang masing-masing berada di tempat ke-15, 16, dan 17. Sementara PSMS Medan ada di posisi 18 dengan perolehan poin 37.
"Selepas melawan Sriwijaya FC, kami tidak kembali dan memilih mempersiapkan diri di Bekasi karena awalnya berpikir bermain di Stadion Patriot," kata RD dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.
"Laga besok seperti partai final. Tapi memang final karena akhir kompetisi, yang akan dimainkan dua kesebelasan yang sama-sama butuh poin untuk berada di tujuan berbeda, jangan pikirkan hasil akhir. Yang satu ingin juara, sementara satu lain mau lepas degradasi. Semua berharap laga akan berjalan menarik dan seru," tambahnya.
RD menambahkan tim besutannya bakal berjuang dengan maksimal. Ia akan berusaha mengalahkan Persija yang diambang mendapatkan gelar juara.
"Secara umum, semua pemain siap dan saya selalu mengingatkan agar tidak memikirkan hasil akhir. Harus melalui satu proses yang diawali dengan semangat tinggi dan bermain dalam tren sesuai yang sudah disiapkan. Pemain harus fokus di laga penting," pungkasnya.
Baca Juga: Kalah dari Bhayangkara FC, Bali United Kesulitan Mencetak Gol Tanpa Spaso
Berita Terkait
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan
-
Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan
-
Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks