Suara.com - Penggawa Juventus Cristiano Ronaldo tampaknya tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kegagalan memenangkan trofi Ballon d'Or tahun ini. Mantan pemain Real Madrid itu mengaku dirinya masih pantas untuk memenangkan penghargaan bergengsi tersebut, karena prestasinya di sepanjang musim lalu cukup menonjol.
Di sepanjang tahun 2018, tercatat Ronaldo sudah bermain di 48 pertandingan, baik level klub maupun timnas. Dari 48 penampilannya itu, pemain asal Portugal mengemas 45 gol. Pada bulan April, Ronaldo juga kembali membukukan rekor dengan mencetak gol di 11 pertandingan secara beruntun.
Sebagaimana diketahui, penghargaan Ballon d'Or tahun ini jatuh ke tangan gelandang Real Madrid, Luka Modric. Modric memenangkan penghargaan tersebut karena dinilai sangat berjasa dalam mengantar Real Madrid memenangkan tiga trofi Liga Champions secara beruntun dan sukses mengantar tim nasional Kroasia melaju ke partai final Piala Dunia 2018.
Keberhasilan Modrid meraih trofi Bola Emas sekaligus mengakhiri dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang sudah berusia satu dekade. Seperti diketahui, dalam satu dekade terakhir, Ronaldo dan Messi berbagi penghargaan tersebut. Tercatat keduanya saat ini sama-sama mengantongi lima penghargaan Ballon d'Or.
"Saya pikir saya pantas memenangkan Ballon d'Or setiap tahun," kata Ronaldo.
"Saya bekerja keras untuk itu. Tapi jika saya tidak menang, bukan berarti dunia sudah berakhir. Angka tidak bohong, tapi jangan berpikir saya tidak bahagia karena saya tidak memenangkannya (tahun ini)," sambungya.
"Saya memiliki kawan dan keluarga. Saya bermain di salah satu klub terbaik di dunia, jadi apakah kalian pikir saya akan pulang dan menangis (karena tidak menang)?"
"Saya akui kecewa, tapi hidup berlanjut dan saya akan terus bekerja keras. Selamat kepada Modric, dia pantas menang. Tapi tahun depan kami akan kembali berhadapan dan saya akan bekerja ekstra keras untuk tetap bisa meraih Ballon d'Or," ujar pemain berusia 33 tahun itu.
Modric didaulat sebagai pemenang Ballon d'Or pada 4 Desember kemarin dalam acara yang berlangsung di Paris Prancis. Modric mengalahkan dua kandidat lainnya, Ronaldo dan Antoine Griezmann yang menempati urutan kedua dan ketiga.
Baca Juga: Hasrat Ronaldo Bersaing dengan Messi di Italia
Sebagaimana halnya Ronaldo, Griezmann juga pernah mengungkapkan kekecewaannya. Pasalnya di tahun ini, Griezmann sukses mengantar Atletico Madrid menjuarai Liga Europa dan sukses mengantar tim nasional Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia Juni-Juli lalu.
"Saya memenangi Liga Eropa, Piala Super dan Piala Dunia jadi ini tahun yang hebat. Sedikit kecewa [gagal meraih Ballon d'Or] tetapi itu malam yang besar untuk merayakan para pemenang jadi saya harus ada di sana," ujar Griezmann seperti dimuat Scoresway pada awal Desember 2018.
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Diprediksi Akhiri Aksi Mogok, Siap Bela Al Nassr Akhir Pekan Ini
-
Sukses bersama Nigeria, Eric Chelle Ungkap Impian Latih Real Madrid
-
Toni Kroos: Tanpa Ronaldo, Tidak Ada yang Nonton Liga Arab Saudi
-
Eks Inter Milan Ungkap Dua Pemain Kunci Juventus: Tanpa Winger Ini, Bianconeri Tak Bisa Jalan
-
Real Madrid Bidik Pedri! Florentino Perez Ingin Ulangi Saga Transfer Luis Figo
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?