Suara.com - Pelatih baru Southampton, Ralph Hassenhuttl sukses meraih kemenangan perdananya bersama The Saints. Tak tanggung-tanggung, lawan yang dikalahkan adalah Arsenal. Southampton menang 3-2 pada laga pekan ke-17 Liga Inggris 2018/2019 di St. Mary's Stadium, Minggu (16/12/2018) malam WIB.
Hassenhuttl, pelatih Austria pertama di Premier League, meraih kemenangan perdananya bersama Southampton pada laga keduanya menanangi klub South Coast tersebut.
Hassenhuttl sendiri diplot sebagai pelatih kepala Southampton pada 5 Desember lalu, menggantikan Mark Hughes yang didepak karena rentetan hasil buruk yang diraih tim di musim ini, terutama di liga domestik.
Sukses meraih kemenangan impresif atas Arsenal yang merupakan klub papan atas, Hassenhuttl pun membeberkan faktor kunci anak asuhnya berhasil mencuri poin penuh.
Pelatih berusia 51 tahun yang pernah cukup sukses bersama klub Jerman, RB Leipzig itu memberikan apresiasi kepada para suporter, yang seperti tanpa lelah mendukung perjuangan Southampton di St. Mary's tadi malam.
Hassenhuttl pun mengaku bangga dan menikmati momen kemenangan perdananya bersama Southampton.
"Tentu bangga! Saya menikmati setiap momen hari ini, pertandingan fantastis yang kami mainkan dan suporter yang luar biasa," kata Hassenhuttl dengan nada semringah, seperti dimuat laman resmi Southampton.
"Ketika kami mengubah skor menjadi 3-2, itu situasi yang tidak bisa dipercaya dan saya pikir atap stadion bakal runtuh!" selorohnya.
"Anda bisa merasakan jika itu permainan yang kami ingin tunjukkan dan suporter mengapresiasi, serta turut merasakan bahwa tim melakukan segalanya untuk meraih kemenangan," tutur Hassenhuttl.
Baca Juga: Rekor 22 Laga Tak Terkalahkan Arsenal Patah, Emery: Kami Pantas Kalah
Hassenhuttl juga meyakini timnya memang patut menang karena terus berkomitmen untuk menguasai bola dan menciptakan peluang, meski menghadapi tim dengan level tinggi seperti Arsenal.
"Saya pikir kami pantas menang hari ini. Kami mengerahkan semua kemampuan dan sangat berkomitmen untuk menguasai bola serta menciptakan banyak peluang, lebih banyak dibanding Arsenal saya pikir," kata Hassenhuttl.
Kendati demikian, Hassenhuttl menegaskan bahwa kemenangan atas Arsenal ini baru langkah pertama dari perjalanan Southampton untuk menghindari jerat degradasi di Liga Inggris musim ini.
"Ini langkah pertama. Sebuah langkah besar, tapi tidak lebih dari itu. Kami harus terus berkembang dan akan melakukannya," ucap sang juru taktik.
"Ketika kami menghadapi Huddersfield (Town) pekan depan, itu akan menjadi pertandingan sulit lagi, namun kami menantikannya," pungkasnya.
Kemenangan ini sendiri untuk sementara mengangkat Southampton dari zona degradasi pada klasemen Liga Inggris 2018/2019. The Saints kini ada di peringkat 17 dengan 12 poin dari 17 laga. Sementara itu, Arsenal tertahan di peringkat kelima dengan 34 poin dari 17 pertandingan.
Di St. Mary's, striker Danny Ings membawa Southampton dua kali unggul atas tim tamu, dimana ia mencetak gol di menit 20 dan 44, sebelum dua kali pula diimbangi oleh Henrikh Mkhitaryan (28' dan 53').
Nah, gol kemenangan Southampton pun tercipta saat waktu normal tersisa lima menit lagi. Adalah Charlie Austin yang hadir sebagai pahlawan The Saints.
Berita Terkait
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
-
John Terry Paham Perasaan Gabriel: Saya Pernah di Posisi Itu
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Haramkan Cara Cerdik Arsenal Cetak Gol
-
Kegagalan Arsenal di Liga Champions, Taktik Parkir Bus Mikel Arteta Berujung Petaka di Budapest
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
-
John Terry Paham Perasaan Gabriel: Saya Pernah di Posisi Itu
-
Respons Melbourne City Usai Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day
-
Mathew Baker Naik Kelas, Nova Arianto Bangga Target Utama Cetak Pemain Senior Tercapai
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026