Suara.com - Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria telah selesai menjalani panggilan oleh Satgas Anti Mafia Bola. Pemanggilan terkait kasus pengaturan skor atau match fixing Liga 2 dan Liga 3 2018.
Tisha diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama 13 jam.
Tisha yang tiba sejak pukul 17.09 WIB pada, Rabu (16/1/2019) kemarin, baru keluar ruangan pada, Kamis (17/1/2019) pukul 06.34 WIB.
Selama pemeriksaan, Tisha mengaku ditanya penyidik seputar mekanisme pengangkatannya sebagai sekjen dan juga sejumlah kewenangan di tubuh PSSI.
"Pemeriksaanya berjalan lancar. Secara garis besar saya menjelaskan mengenai dasar penunjukan saya sebagai sekjen, berdasarkan kewenangan yang dipunya sesuai PSSI yang diatur di situ," kata Tisha usai pemeriksaan, Kamis pagi.
Tisha mengatakan jika dirinya juga dicecar pertanyaan seputar pencegahan terhadap penyalahgunaan dan pelanggaran di tubuh PSSI.
"Terakhir saya menyampaikan agenda Kongres (PSSI) 2018 kemarin pelaksanaanya seperti apa, program kerja yang berjalan dengan lancar seperti apa di tahun 2018. Kita sampaikan juga hal tersebut akan disampaikan di Kongres 2019. Jadi lebih lengkapnya kita akan sampaikan laporannya," jelasnya.
Tisha mengaku tidak mengingat secara detail dan spesifik jumlah pertanyaan yang diajukan kepadanya.
Terkait ikhwal dugaan pengaturan skor yang melibatkan sejumlah petinggi PSSI, dirinya mengaku siap apabila dimintai keterangan lagi oleh Satgas Anti Mafia Bola.
Baca Juga: Jadwal Wakil Indonesia di Babak Kedua Malaysia Masters 2019
"Kalau misalnya memang dibutuhkan ya kita tergantung dari kepolisian, enggak ada masalah kalau memang dibutuhkan, itu saja," pungkas Tisha.
Selain Ratu Tisha Destria, Satgas Anti Mafia Bola dijadwalkan akan memeriksa Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono.
Pemeriksaan pria yang akrab disapa Jokdri itu akan berlangsung hari ini, Kamis (17/1/2019) pukul 09.00 WIB, di Bareskrim Polri.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
PSSI Izinkan Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di SUGBK pada 10 Mei 2026
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
The Jakmania Suntik Motivasi Skuad Persija Jakarta Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Terseret Kasus, Bournemouth Bekukan Alex Jimenez dari Skuad Hadapi Fulham
-
Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA