Suara.com - Juventus harus puas membawa kekalahan setelah ditaklukkan oleh Atletico Madrid 2-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Namun Massimiliano Allegri menegaskan bahwa peluang skuat lolos ke ke babak berikutnya belum habis.
Juventus menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Atletico di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Atletico Madrid dalam laga tersebut dicetak oleh Jose Gimenez and Diego Godin.
Sementara gol Alvaro Morata dianulir oleh wasit setelah melihat tayangan video assistant referee (VAR). Kini, Juventus mencoba bangkit saat mereka menjamu Atletico Madrid di Turin pada leg kedua 12 Maret nanti.
Allegri mengklaim bahwa skuatnya dipaksa bermain buruk oleh tuan rumah Atletico. "Babak kedua jelek, karena kami membuat kesalahan dengan mengejar mereka," ungkap pelatih Juventus ini kepada Sky Sport Italia.
"Atleti sangat pandai membiarkan pertandingan berlalu tanpa ada shot on goal. Kami sudah mengambil risiko dengan melepaskan diri dan kehilangan bola, tetapi faktanya di babak kedua kami tidak memiliki tembakan ke gawang."
"Sekarang kami memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan ini. Kami harus memiliki keyakinan, pemain kami akan kembali dan tidak ada gunanya menangisi hasil ini," ujar Allegri.
"Hal-hal ini bisa terjadi, akan ada kekecewaan besar setelah ini, tetapi kita dapat membalikkannya. Tak mudah, kami membutuhkan leg kedua yang hebat, tetapi itu bisa dilakukan dan kita harus punya keyakinan."
"Kami belum mati, kami belum mati setelah kalah 3-0 di kandang Real Madrid [di babak grup], apalagi sekarang kami memiliki leg kedua di kandang (kami)," ujarnya.
"Sangat penting untuk mempertahankan fokus, organisasi, dan menjaga pikiran kami, karena semuanya masih dapat dibalikkan," pungkas Allegri. (Scoresway)
Baca Juga: Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions Dini Hari Tadi
Berita Terkait
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta