Suara.com - Kekalahan Juventus dari Atletico Madrid dalam laga lanjutan Liga Champions mendapat kritikan dari dua mantan pemainnya, yaitu Andrea Pirlo dan Alessandro Del Piero. Keduanya kompak mengkritik permainan yang ditunjukkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.
Seperti yang diketahui, Juventus menuai kekalahan pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019). Tim besutan Massimiliano Allegri itu kalah dengan skor 2-0 lewat gol yang dicetak Jose Gimenez dan Diego Godin.
Pada laga tersebut sebenarnya Juventus lebih mengungguli tim tuan rumah dalam permainan. Hampir dari segala aspek Bianconeri lebih unggul. Akan tetapi, Si Nyonya Tua justru kecolongan dua gol dari Atletcio Madrid.
Kekalahan ini pun akhirnya mendapat kritikan dari Andrea Pirlo. Mantan pemain yang pernah membela AC Milan itu menilai Juventus seperti tidak mempunyai semangat untuk bermain. Ia melihat Cristiano Ronaldo dkk lebih suka menunggu daripada menciptakan peluang.
"Saya melihat tim tanpa kepribadian atau keinginan untuk bermain. Anda harus menghadapi tekanan dan memberikan semua yang Anda miliki jika Anda ingin memenangkan (Liga Champions)," bunyi kritik Andrea Pirlo kepada Sky Italia.
"Juventus tidak memiliki karakter atau keinginan untuk melakukan banyak hal. Mereka senang duduk, menunggu dan berpikir pada akhirnya mereka mungkin mencetak gol," sambungnya.
Kritikan juga dilontarkan oleh Alessandro Del Piero. Legenda Juventus itu menilai permainan Atletico Madrid selangkah di depan daripada Juventus.
"Permainan itu dimainkan di dua tempo yang berbeda. Atletico Madrid memiliki tempo Liga Champions, Juve selangkah di belakang," tutur Del Piero.
Dengan hasil tersebut, kini Juventus mengalami kesulitan untuk lolos ke babak selanjutnya di Liga Champions. Mereka tertinggal dua gol tandang dan harus bekerja keras mengalahkan Atletico Madrid di leg kedua. Laga tersebut akan dihelat di Allianz Arena pada Rabu (13/3/2019).
Baca Juga: Bernardeschi Sesumbar Juventus Bisa Balikkan Keadaan pada Leg Kedua
Bolatimes/Andiarsa Nata
Berita Terkait
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarez, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
PSG Siap Tebus Julian Alvarez Rp2,2 Triliun dari Atletico Madrid
-
Andrew Robertson Incaran Juventus, Strategi Berani Si Nyonya Tua Remajakan Skuad Berpengalaman
-
Gagal ke Liga Champions, Juventus Terpaksa Jual Pemain Bintang, Kenan Yildiz?
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji