Suara.com - Klub Chelsea mengambil tindakan disiplin kepada Kepa Arrizabalaga. Kiper Chelsea ini diberikan sanksi dipotong gajinya satu pekan oleh pihak klub setelah menolak digantikan saat dikalahkan oleh Manchester City di final Piala Liga Inggris.
Pada laga final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019) waktu setempat, Kepa sempat mendapatkan dua kali perawatan di babak extra time final Piala Liga Inggris. Hal itu membuat Sarri memutuskan untuk menarik Kepa di menit 117.
Sementara Willy Caballero sudah bersiap untuk masuk lapangan. Namun saat ofisial pertandingan mengangkat tanda pergantian pemain, Kepa malah menolak diganti dan mengangkat jempol seakan menunjukkan bahwa dia baik baik saja.
Pemain Chelsea lainnya, seperti David Luiz yang membisikan sesuatu namun dia tetap bertahan di lapangan. Sementara Maurizio Sarri tampak kesal dan marah di pinggir dan sempat menuju lorong ganti pemain namun dia kembali ke tempatnya.
Namun usai pertandingan, manajer Sarri mengatakan bahwa telah terjadi kesalahpahaman. Ia mengatakan bahwa sebelumnya dia menduga Kepa mengalami cedera serius dari yang dirasakan oleh kiper asal Spanyol itu.
Manajer asal Italia itu juga mengungkapkan bahwa Kepa juga telah meminta maaf kepada dirinya dan juga para anggota tim lainnya. Meski demikian, hal itu tak dapat menghindari sanksi dari internal klub bukan dari pelatih kepada Kepa Arrizabalaga.
"Kepa dan saya telah berbicara tentang insiden itu. Itu adalah pembicaraan yang baik," kata Sarri di situs resmi Chelsea. "Ada kesalahpahaman kemarin [Minggu], tetapi dia menyadari dia membuat kesalahan besar dalam cara dia bereaksi."
"Dia telah meminta maaf kepada saya, rekan satu timnya dan klub. Terserah klub jika mereka ingin mendisiplinkannya sesuai dengan aturan klub, tetapi bagi saya masalah ini sekarang sudah ditutup," ujarnya
"Kinerja tim secara keseluruhan sangat positif dan sangat memalukan melihat bagaimana insiden ini telah membayangi usaha kami dalam final yang sangat kompetitif. Kini semua fokus pada laga berikutnya dan kita semua sudah melupakan ini," pungkas Sarri.
Sementara Kepa meminta maaf atas situasi ini dan menerima hukuman apa pun yang dijatuhkan kepadanya. "Saya sangat senang bermain di final piala pertama saya untuk Chelsea dan sangat bangga dengan kinerja tim," ujarnya.
Baca Juga: Penyebab Pesawat Malaysia Airlines Mendarat Darurat di Jambi
"Saya telah memikirkan lebih banyak tentang inside terseut. Walaupun ada kesalahpahaman, pada refleksi, saya membuat kesalahan besar dengan bagaimana saya menangani situasi," kata Kepa Arrizabalaga.
"Saya ingin meluangkan waktu pada hari ini [Senin] untuk meminta maaf sepenuhnya dan secara langsung kepada pelatih, kepada Willy, rekan satu tim saya dan ke klub.
"Saya telah melakukan ini dan sekarang saya ingin meminta maaf kepada para penggemar. Saya akan belajar dari hal ini dan akan menerima hukuman atau disiplin apa pun yang klub anggap tepat," pungkas Kepa Arrizabalaga. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Mourinho: Hazard Punya Modal untuk Sukses di Real Madrid
-
Situasi di Chelsea Bikin John Terry Terkejut, Kenapa?
-
Mantan Pemain Chelsea, Chris Sutton: Kepa Harusnya Diseret Keluar Lapangan
-
Kepa Arrizabalaga: Tak Ada Niat Saya Menentang Maurizio Sarri
-
Dapat Cemoohan dari Fans Chelsea, Maurizio Sarri Bela Jorginho
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?