Suara.com - Nasib kurang mujur lagi-lagi menimpa penjaga gawang Liverpool yang kini dipinjamkan ke Besiktas, Loris Karius.
Bagaimana tidak, alih-alih tampil apik di klub Turki tersebut, Loris Karius justru makin melempem. Alhasil, Besiktas menunggak gaji sang pemain selama empat bulan senilai lebih dari satu juta euro atau sekitar Rp 16 miliar.
Menurut statistik, sejak datang ke Besiktas, kiper 25 tahun itu telah kebobolan 37 kali dari 26 laga di semua kompetisi. Jadi jika dihitung-hitung, Karius kebobolan 1,4 gol per laga. Nahasnya, ia baru mengemas lima kali clean sheet.
Kasus terbaru, kiper asal Jerman itu melakukan blunder saat Kara Kartallar - julukan Besiktas - menjamu Konyaspor dalam laga lanjutan Liga Super Turki pekan lalu. Karius diketahui gagal membendung bola hasil sepakan lawan yang konon sangat tak berbahaya, dan gol tercipta.
Melihat ulah Karius, pelatih Besiktas, Senol Gunes pun dibuat gemas. Gunes mengklaim bahwa ada sesuatu yang tak beres dalam diri Karius. Padahal, secara kualitas Karius merupakan kiper muda yang memiliki bakat luar biasa.
''Entah semangat, motivasi, atau fokusnya saat bermain bersama kami. Sejak awal ia seperti tidak menyatu dengan tim kami. Saya sendiri bingung dengan kondisi Karius, mungkin juga karena faktor ketidakberuntungan,'' ungkap pelatih 66 tahun itu, seperti dikutip dari Mirror Football.
Di sisi lain, akibat penunggakan gaji tersebut, Loris Karius dilaporkan telah mengadukan kasusnya ini ke Asosiasi Federasi Sepak Bola Dunia alias FIFA. Laporan tersebut resmi ia layangkan pada 20 Februari lalu.
Karius menuntut agar klub asal Kota Istanbul itu melunasi gajinya dalam waktu 10 hari. Namun hingga kini belum ada kejelasan dari pihak klub.
FIFA yang diberi laporan pun siap menjatuhkan hukuman lantaran mengabaikan kesejahteraan pemain. Jika masalah tersebut tak segera terselesaikan, maka Besiktas teracam sanksi berupa pengurangan poin atau diskualifikasi dari Liga Europa.
Baca Juga: Prihatin dengan Nasib Loris Karius, Ini Pembelaan Alisson Becker
Akibat masalah ini, situasi Karius di Besiktas pun makin teracam. Sejumlah media menyebut jika kesepakatan antara Liverpool dan Besiktas terkait transfer sang pemain bisa batal.
Sebagai informasi, Besiktas memiliki opsi mempermanenkan mantan pemain Mainz 05 itu dengan mahar senilai 8,4 juta euro jika tampil mengesankan selama masa peminjaman. (Bolatimes)
Berita Terkait
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Fakta Menarik Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Paling Sering Tampil, Meksiko Si Rajin Tanpa Gelar
-
Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir
-
Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?